kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Ini kata industri farmasi soal super tax deduction untuk pengembangan vaksin corona


Minggu, 21 Juni 2020 / 20:26 WIB
ILUSTRASI. A scientist holds up sample vials inside a laboratory at Sorrento Therapeutics where efforts are underway to develop an antibody, STI-1499, to help in prevention of the coronavirus disease (COVID-19) in San Diego, California, U.S., May 22, 2020. REUTERS/B


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Menurut Dorojatun, selain kompleksnya proses pembuatan vaksin, diperlukan juga sumber dana dan sumber daya yang besar artinya keahlian, infrastruktur/perlengkapan, pengalaman dan kerja sama di tingkat internasional.  Adapun dukungan dari seluruh pihak tak kalah penting. 

Dihubungi terpisah, Direktur Utama Kalbe Farma, Vidjongtius menambahkan dukungan dari pemerintah dengan super tax deduction akan menambah motivasi berbagai pihak untuk berinovasi. 

Baca Juga: Ini kata Kalbe Farma soal super tax deduction 300% untuk pengembangan vaksin corona

"PP mengenai super tax deduction sudah ada tapi belum bisa diimplementasikan karena belum ada petunjuk pelaksanaan (juklak). Semoga untuk vaksin Corona bisa dilakukan percepatan implementasi PP tersebut," kata Vidjongtius. 

Vidjongtius menegaskan upaya menemukan vaksin atau obat untuk Corona adalah panggilan semangat kemanusiaan sehingga ada atau tidaknya fasilitas pemerintah, tetap harus jalan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×