kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Ini keuntungan bangun apartemen dekat kampus


Minggu, 24 April 2016 / 10:02 WIB
Ini keuntungan bangun apartemen dekat kampus


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sejak diluncurkan pada Mei 2015 lalu, penjualan unit Dave Apartment sampai saat ini telah mencapai angka 50 persen dari total keseluruhan unit yang ada. Akses dan tingginya kebutuhan indekos pada mahasiswa sangat berpengaruh pada capaian tersebut.

"Memang tak lepas dari lokasinya yang terbilang premium. Selain sangat dekat dengan kampus UI, juga akan ada rencana pembangunan akses Tol Cijago seksi II, yaitu Ruas Bogor Raya–Kukusan dan progres pembangunan infrastruktur tol ini sudah bisa terlihat di sekitar proyek," ujar Adam Bilfaqih, President Director Diamond Land Development, Sabtu (23/4/2016).

Pada malam penganugerahan Indonesia myHome Awards (IMHA) 2016, Kamis (21/4/2016) lalu, Dave Apartment meraih penghargaan untuk kategori produk inovatif bertajuk Apartemen Pelajar dengan Mezzanine Multi-Fungsi. Adam mengatakan konsep tersebut memang dikembangkan agar fokus memenuhi kebutuhan pasar mahasiswa.

"Konsep ceiling tinggi dan ada mezzanine multiguna di sini nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai ruang tidur, ruang belajar sampai yang butuh perpustakaan mini. Bentuknya dinamis dan cocok untuk kebutuhan mahasiswa," ujar Adam.

Selain untuk dihuni sendiri, lanjut Adam, apartemen "menempel" dengan kampus tersebut potensial untuk disewakan kepada mahasiswa, terutama mahasiswa Universitas Indonesia (UI). saat ini harga sewa kamar kos di sekitar lokasi proyek bisa mencapai Rp 3 jutaan per bulan.

"Kan sudah kelihatan tarif sewa minimal di apartemen ini nantinya," ujar Adam.

Saat ini pembangunan proyek apartemen di kawasan Kukusan, Depok, itu sudah memasuki fase struktur lantai dua. Dibangun di lahan seluas 4000 meter persegi (m2), apartemen berketinggian 25 lantai itu berkapasitas 868 unit. Keseluruhan proses pekerjaan pembangunan ditargetkan rampung pada semester akhir tahun depan.

"Nilai investasi seluruhnya mencapai Rp 200 miliar, termasuk fasilitasnya," kata Adam. (Penulis: Latief)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×