kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.699   113,00   0,64%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Ini strategi OT Group untuk meningkatkan penjualan


Kamis, 02 Agustus 2018 / 10:03 WIB
ILUSTRASI. MOR Store


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Diskon masih menjadi strategi yang sangat efektif untuk meningkatkan penjualan. Hal ini disampaikan oleh Head of Corporate and Marketing Communication Orang Tua (OT) Group, Harianus Ikhtiar Zebua.

“Karena tipikal karakter konsumen ritel Indonesia sangat price oriented. Meskipun produknya semi high involvement, seperti sikat dan pasta gigi, tapi ternyata diskon sangat mempengaruhi switching produk yang dipilih,” ujar Harianus, Rabu (1/8).

Harianus mengatakan OT Group secara rutin menggelar program diskon dengan retail-retail yang bekerja sama. Hampir setiap bulan, OT group melakukan program diskon. “Bahkan dapat dikatakan setiap dua minggu sekali,” imbuhnya.

Mengenai waktu menawarkan diskon, Harianus bilang, mengikuti kalender marketing rekanan retail OT Group. Besaran diskon yang ditawarkan dari range 15% sampai 33%. Biasanya, OT Group menawarkan diskon untuk produk-produk unggulan, seperti wafer Tango, sikat dan pasta gigi Formula, dan permen MintZ.

Selain menawarkan diskon, OT Group juga memiliki strategi lain guna meningkatkan penjualan produk. Harianus menjelaskan, OT Group selalu memperhatikan tren pasar dan perilaku konsumen. Hal yang tak kalah penting adalah mengupayakan produk-produk OT Group mudah didapatkan oleh konsumen, terlebih jika kampanye marketing akan dijalankan, misalnya iklan di televisi.

“Saat ini kami tetap berusaha mengeluarkan sejumlah merek dan varian produk baru. Untuk unit bisnis ritel juga masih terus menambah jumlah cabang,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×