kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Insiden Freeport, korban terbanyak sejak 25 tahun


Rabu, 15 Mei 2013 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona varian Omicron. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara mencatat, kejadian runtuhnya terowongan di fasilitas pelatihan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatatkan rekor korban terbanyak.

Diperkirakan, ada 40 orang karyawan Freeport terjebak dalam reruntuhan terowongan tambang itu. "Insiden Freeport aling banyak korbannya setelah 25 tahun yang lalu," ujar Syawaluddin Lubis, Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Dirjen Minerba, Kementerian ESDM saat acara Temu Bisnis Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) di MTH Square, Jakarta, Rabu (15/5).

Korban yang dimaksud Syawaluddin adalah, sejumlah pekerja yang terjebak dalam terowongan yang runtuh dalam insiden. Syawaluddin mengatakan, insiden yang terjadi di wilayah tambang terbesar sebelumnya, terjadi di Sawahlunto, Sumatera Barat tahun 2009 lalu.

"Di Sawahlunto itu terjadi ledakan dan menyebabkan 33 orang meninggal," ujarnya. Bedanya di Freeport, ada  40 korban terjebak, dan bedanya sebagian banyak berhasil diselamatkan. Syawaluddin menegaskan, insiden Freeport bukan kejadian bencana longsor, melainkan runtuhnya atap di salah satu fasilitas Freeport yang ada di bawah tanah (underground). "Diperkirakan ada 192 meter kubik (m3) yang runtuh di lokasi tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Syawaluddin bilang, tim penyelamat sudah berhasil mengevakuasi 17 orang, dimana 4 orang diantaranya tewas. Dia bilang, proses evakuasi harus hati-hati, sebab terowongan rentan roboh dan bisa menimbun korban yang masih selamat dan terjebak di terowongan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×