kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Investor China Sebut IKN Masih Menarik untuk Ekspansi Bisnis


Rabu, 27 Mei 2026 / 17:18 WIB
Investor China Sebut IKN Masih Menarik untuk Ekspansi Bisnis
ILUSTRASI. Istana Negara yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) (Dok./Humas Otorita IKN)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor asal China menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menarik untuk ekspansi bisnis seiring komitmen pemerintah melanjutkan proyek ibu kota baru tersebut.

Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang tetap membuka ruang bagi investor asing untuk terlibat dalam pembangunan IKN.

“Kami mengapresiasi Presiden Prabowo yang senantiasa mendukung para investor asing berkontribusi membangun Ibu Kota Nusantara,” ujar Lu di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Lu mengatakan perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Otorita IKN untuk mengembangkan sejumlah proyek properti dan kawasan komersial di ibu kota baru tersebut.

Baca Juga: PTPP Meneken Kontrak Tiga Proyek Besar Kelembagaan Negara di IKN

Menurut dia, proyek yang dijalankan sejauh ini berjalan cukup lancar karena infrastruktur dasar seperti air dan listrik sudah tersedia dan langsung terhubung ke area pembangunan.

“Infrastruktur air dan listrik telah selesai dan sudah langsung terhubung ke lokasi-lokasi proyek kami,” katanya.

Ia menilai IKN memiliki karakter kota global karena melibatkan partisipasi investor dari berbagai negara, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, dan Uni Emirat Arab.

Lu optimistis investasi asal China di IKN masih akan terus bertambah seiring pembangunan kawasan yang terus berjalan dan dukungan pemerintah terhadap investor asing.

Menurut dia, pemerintah Indonesia juga memberikan berbagai kemudahan investasi di IKN, mulai dari insentif fiskal, kemudahan perizinan, hingga kepastian hukum melalui regulasi khusus.

Baca Juga: Kadin: Investor China Masih Minati RI, Tunggu Kepastian Deregulasi

Selain itu, sektor yang paling banyak diminati investor China di IKN mencakup energi, perumahan, infrastruktur digital, pengelolaan sampah, transportasi, hingga industri hijau.

Lu mengatakan, salah satu hal yang masih diharapkan investor ialah percepatan pembukaan bandara IKN untuk penerbangan komersial internasional agar akses menuju kawasan tersebut semakin mudah.

“Kalau bisa terbang langsung ke IKN, kesan mereka terhadap IKN jadi semakin bagus,” ujarnya.

Ia juga meyakini pembangunan yang terus berjalan akan membuat IKN berkembang menjadi kawasan urban baru yang semakin maju dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Pembangunan Infrastruktur IKN Rp 3,66 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×