kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.111   78,97   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,37   1,09%
  • LQ45 828   6,68   0,81%
  • ISSI 288   3,86   1,36%
  • IDX30 431   4,30   1,01%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,29   1,02%
  • IDXV30 140   0,93   0,67%
  • IDXQ30 140   0,86   0,62%

Investor lokal dan asing melirik ruas tol milik BUMN


Kamis, 22 Juli 2021 / 18:57 WIB
Investor lokal dan asing melirik ruas tol milik BUMN
ILUSTRASI. Kendaraan melintas di jalan tol Pejagan-Pemalang, Brebes Timur, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019).


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor lokal dan asing menyatakan minat untuk membeli ruas tol sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini dialami PT Waskita Toll Road dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Salah satu investor yang akan membenamkan investasi di proyek jalan tol ini adalah sovereign wealth fund (SWF) Tanah Air, yakni Indonesia Investment Authority (INA).

Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai divestasi ruas tol WTR ke SWF.

"Namun, sebagai informasi, ada beberapa investor lokal dan asing termasuk SWF yang menyampaikan minat terhadap ruas tol yang dimiliki Waskita," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (22/7). 

Namun sayang, pihaknya tidak memerinci ruas tol mana saja yang akan dijual dalam waktu dekat. Yang terang, Alex mengatakan, saat ini proses divestasinya masih berjalan.

Baca Juga: Sejumlah lembaga ini bakal beri suntikan dana ke Indonesia investment Authority

Corporate Finance Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Eka Setya Adrianto mengatakan, perkembangan terkini divestasi ruas tol ke SWF masih dalam tahap proses.

"Sebenarnya, kami membuka diri untuk berbagai investor di mana INA salah satunya," jelasnya kepada Kontan.co.id saat dihubungi terpisah.

Yang terang, pihak Jasa Marga telah menentukan bahwa ruas tol yang diutamakan akan didivestasi adalah yang kepemilikan Jasa Marga di atas 70%. "Karena kami mau maintain porsi saham di atas 51%," ujarnya.

Namun sayang, Eka enggan menyebutkan lebih rinci mengenai ruas tol mana saja yang berpotensi besar untuk didivestasi dalam waktu dekat. "Kami tidak mau terlalu spesifik menyebutkan ruasnya karena prinsipnya kami terbuka," tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×