kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Wamendag Sebut Kenaikan Harga Bahan Pangan Masih Dalam Batas Wajar


Senin, 09 Februari 2026 / 22:57 WIB
Wamendag Sebut Kenaikan Harga Bahan Pangan Masih Dalam Batas Wajar
ILUSTRASI. Harga Pangan (KONTAN/Carolus Agus Waluyo) Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyebut, kenaikan harga beberapa komoditas pangan mengalami fluktuasi atau kenaikan ringan.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyebut, kenaikan harga beberapa komoditas pangan mengalami fluktuasi atau kenaikan ringan. 

Kesimpulan itu Roro sampaikan usai meninjau kondisi harga dan pasokan bahan pangan di Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, Senin (9/2/2026). 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencoba memastikan langsung kondisi pasar menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. 

“Beberapa komoditas mengalami fluktuasi ringan, namun masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat menjelang Ramadhan nanti,” kata Roro di lokasi. 

Dalam tinjauan itu, Roro mengecek sejumlah komoditas pangan strategis seperti minyak beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam rasa bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, dan cabai.

Baca Juga: Wamendag Tinjau Pasokan dan Harga Bapok di Pasar Cisalak Depok

Roro juga berbincang dengan pedagang dan pembeli untuk mendapatkan informasi secara langsung. 

“Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Cisalak relatif stabil dan pasokan tersedia dengan baik,” ujar Roro. 

Dalam kunjungan itu, Roro mendapati harga daging telur ayam ras naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 31.000 dan daging ayam ras dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000. 

Kenaikan signifikan hanya terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang dipicu faktor cuaca. 

“Itu memang faktor cuaca mempengaruhi juga suplai, karena saya tahu kalau dari Pasar Cisalak ini kan dapatnya dari Kramat Jati ya,” ujar Roro. 

Politikus Partai Golkar itu menyebut, Kemendag bakal terus memantau kondisi komoditas bahan pokok di berbagai daerah untuk mengantisipasi kenaikan harga.

Kemendag juga akan menjaga stabilitas harga dan pasokan melalui koordinasi dengan distributor, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. 

Ia mewanti-wanti, pedagang tidak melakukan aksi menimbun bahan pangan dan tetap menjalankan usahanya sesuai ketentuan hukum meski permintaan sedang tinggi. 

“Apabila terdapat perubahan harga yang signifikan atau indikasi gangguan distribusi, kami meminta agar segera dilaporkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tutur Roro.

Baca Juga: Proyek MRT East West Line Jakarta–Bekasi Siap Digarap Mulai 2026

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/02/09/204000226/wamendag-sebut-kenaikan-bahan-pangan-masih-dalam-batas-wajar.

Selanjutnya: IHSG Rebound di Awal Pekan, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing, Senin (9/2)

Menarik Dibaca: Olahraga Hyrox Lagi Digemari, AirAsia Jalin Kerjasama Dengan Hyrox APAC

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×