kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Iran alirkan 88.000 ton LPG ke Pertamina tahun Ini


Senin, 30 Mei 2016 / 21:10 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said terus meningkatkan kerjasama Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah. Menteri ESDM kembali memimpin Delegasi Indonesia untuk bertemu dengan Menteri Perminyakan Iran, Bejan N. Zanganeh beserta pejabat terkait pada Senin (30/5).

Pertemuan tersebut membahas mengenai peningkatan kerjasama antara Indonesia dengan Iran, yang merupakan salah satu negara besar di Kawasan Timur Tengah.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan penting antara PT Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC), yaitu penandatanganan kerja sama pasokan Liquified Petrolium Gas (LPG) dari Iran ke Indonesia.

"Ini merupakan kunjungan kami yang ketiga kalinya ke Iran. Saya gembira dari waktu ke waktu hubungan ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Iran semakin dekat dan meningkat. Hari ini ada tonggak baru penandatangan kerja sama pasokan LPG dari NIOC ke Pertamina," ungkap Sudirman.

Kerja sama pasokan LPG dari NIOC ke Pertamina disepakati sebesar 88.000 ton untuk tahun 2016. Pasokan LPG pun akan meningkat menjadi 500.000 ton pada 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×