Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. iCAR Indonesia, brand otomotif dari Chery Group, resmi meluncurkan iCAR V23 di Indonesia sekaligus mengumumkan official starting price iCAR V23 untuk pasar Indonesia.
iCAR Indonesia memperkenalkan iCAR V23 dengan harga mulai dari Rp 389,9 juta sebagai official starting price untuk pasar Indonesia.
Zeng Shuo, President Direktur Chery Group Indonesia mengatakan, melihat pertumbuhan pasar New Energy Vehicle (NEV) secara global, Chery melihat bahwa pada 2025 pertumbuhan kendaraan energi baru telah melampaui kendaraan konvensional berbasis internal combustion engine (ICE).
Tren transisi ini juga terlihat dari penetrasi pasar NEV di China yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir hingga mencapai lebih dari 50% pada 2025, sekaligus menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan kendaraan listrik di masa depan.
Baca Juga: Chery Resmikan Dealer 3S Baru di Palembang untuk Perkuat Pasar Sumatera Selatan
Tren serupa juga mulai terlihat di Indonesia, di mana penetrasi kendaraan listrik terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun.
“Perkembangan ini menunjukkan potensi besar pasar kendaraan listrik Indonesia ke depannya, sekaligus membuka peluang bagi brand New Energy Vehicle seperti iCAR untuk hadir dan berkembang di tengah semakin tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik,” ungkap Zeng,dalam keterangannya, Sabtu (23/5).
Sebagai premium creative mobility brand, iCAR hadir dengan pendekatan yang berbeda dalam menghadirkan kendaraan listrik.
iCAR lahir melalui kolaborasi bersama SmartMi dan didukung oleh tim R&D serta tim desain tersendiri, dengan pengembangan platform baru yang dirancang khusus untuk menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kedekatan dengan gaya hidup penggunanya.
Pendekatan ini memperkuat posisi iCAR sebagai brand yang membawa perspektif baru dalam industri EV, khususnya bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan nilai
teknologi sekaligus ekspresi diri.
“Sejak pertama kali diperkenalkan di IIMS 2026, iCAR V23 telah menarik perhatian publik melalui karakter SUV EV boxy yang berbeda serta pengenalan tiga edition, yaitu OG Edition, Pro Edition, dan Pro Plus Edition. Kami melihat respons yang sangat positif dari masyarakat dan pecinta otomotif Indonesia,” paparnya.
Dia melanjutkan, kombinasi antara teknologi EV modern, fitur keselamatan, serta pendekatan desain yang tetap human-centric menjadikan iCAR V23 tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman dan fungsional untuk digunakan sehari-hari.
Salah satu karakter utama iCAR V23 terletak pada konsep personalisasi yang fleksibel. Kendaraan ini dilengkapi lebih dari 20 modular plug-and-play interface yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kendaraan dengan berbagai aksesori tambahan sesuai kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.
Mulai dari body kit, audio upgrade, hingga berbagai elemen aksesori lainnya, iCAR V23 dikembangkan sebagai platform ekspresi personal yang memberikan pengalaman kepemilikan lebih kreatif dan customizable.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjangnya di Indonesia, iCAR juga terus memperkuat kesiapan ekosistem penjualan dan layanan purna jual. Setelah memperkenalkan empat dealer partners pada IIMS 2026, iCAR akan terus mengembangkan jaringan dealer secara bertahap dengan target hingga 30 dealer pada tahun 2026.
Pengembangan jaringan ini menjadi langkah penting untuk memastikan konsumen mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan penjualan, servis, suku cadang, serta pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman sejak awal kehadiran iCAR di Indonesia.
Selain itu, pelanggan iCAR V23 juga akan mendapatkan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, serta layanan servis berkala dan dukungan suku cadang gratis selama 5 tahun atau 75.000 km.
“Sebagai tambahan, pelanggan juga akan memperoleh gratis membership Roadside Assistance selama tiga tahun dengan cakupan pelayanan secara nasional di wilayah Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: PGN (PGAS) Dorong Pengembangan Amonia Rendah Karbon, Garap Studi Ekosistem CCS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













