Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.120
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Isu micin tak ganggu kinerja penjualan Ajinomoto

Rabu, 28 November 2018 / 15:41 WIB

Isu micin tak ganggu kinerja penjualan Ajinomoto
ILUSTRASI. Produk Penyedap Masakan Ajinomoto


KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Istilah generasi micin begitu akrab di telinga saat ini. Yakni merujuk pada tingkah anak zaman now yang acap kali bikin geleng kepala.

Micin sendiri merupakan sebutan masyarakat untuk penyedap rasa. Atau dikenal dengan Monosodium Glutamate (MSG).    


Salah satu produsen MSG, PT Ajinomoto Indonesia menyebut ada ketidaktepatan informasi yang berkembang di masyarakat mengenai MSG ini. Terutama yang berhubungan dengan isu kesehatan.

“Terus terang bicara MSG, konsumsi makanan tidak lepas dari MSG. Kerupuk kandungan MSG cukup lumayan dan mereka enjoy dan tidak ada masalah,” ujar Direktur PT Ajinomoto Indonesia Tri Mulyo Indianto, Rabu (28/11).

Tri menjamin MSG aman untuk kesehatan. Sebagaimana dikuatkan pernyataan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Dibuktikan kami sudah produksi sudah 69 tahun. Air susu ibu (ASI) juga tinggi MSG-nya. Jadi tentang isu micin ini sosialisasinya step by step,” ujarnya.

Tri mengaku heran dengan isu miring MSG yang terus digaungkan. Padahal, micin menjadi alternatif penggunaan garam dan gula.

Asal tahu, micin terdiri dari natrium (12%), glutamat (78%) dan Air (10%). Jumlah natrium atau garam dalam micin tak seberapa dibanding garam dapur yakni sebanyak 36-39%.

Mereka yang terlalu banyak mengonsumsi natrium berisiko terkena hipertensi, stroke dan penyakit kardiovaskular.

Selain itu, mengurangi garam dan diganti dengan micin bisa membuat masakan lebih enak. “MSG atau rasa gurih merangsang nafsu makan, justru sejalan dengan peningkatan gizi,” katanya.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, isu miring miring tak berdampak beras terhadap pertumbuhan penjualan perusahaan. Rata-rata tiap tahun pertumbuhan penjualan micin kisaran satu digit.

“Kebutuhan MSG selalu tumbuh karena sudah masuk dalam kebutuhan pokok. Hal itu pola micin juga tidak terkena imbas isu pelemahan daya beli,” jelasnya.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1357 || diagnostic_web = 1.1650

Close [X]
×