kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Jaga Ekosistem Laut, ASDP Angkut 13 Ton Sampah


Selasa, 09 Juni 2026 / 21:18 WIB
Jaga Ekosistem Laut, ASDP Angkut 13 Ton Sampah
ILUSTRASI. ASDP (Dok/ASDP)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Hal itu ditunjukkan dengan menggelar Ocean Clean Up Day 2026 secara serentak di berbagai wilayah operasional perusahaan dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia pada 8 Juni.

ASDP melalui kegiatan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 13 ton sampah dari kawasan pesisir, pelabuhan, hingga perairan sekitar lintasan penyeberangan. Aksi tersebut menjadi bentuk nyata komitmen ASDP dalam menjaga kebersihan laut sekaligus mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk turut berpartisipasi aktif melestarikan lingkungan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian penting dari operasional perusahaan sebagai operator transportasi penyeberangan nasional.

Menurut Heru, sebagai perusahaan yang beroperasi di kawasan pesisir dan perairan, ASDP memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga kelestarian ekosistem laut. Melalui berbagai kegiatan lingkungan yang dilakukan, ASDP ingin mendorong seluruh insan perusahaan serta para pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir.

Baca Juga: ASDP Catat Lonjakan Trafik Penyeberangan Ferry

“Langkah sederhana, seperti mengurangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan, dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan ekosistem laut di masa depan,” ujar Heru dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak agar ekosistem laut tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Kegiatan Ocean Clean Up Day 2026 melibatkan lebih dari 400 partisipan yang tersebar di 27 wilayah cabang operasional ASDP. Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama dalam menciptakan kawasan pesisir dan perairan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jasa penyeberangan.

Baca Juga: Kinerja Keselamatan ASDP Membaik Sepanjang 2025

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

“Kami berharap aksi kolaboratif ini dapat memperkuat budaya peduli lingkungan dan mendorong terciptanya kawasan pesisir, pelabuhan, dan perairan yang bersih secara berkelanjutan guna mendukung layanan transportasi penyeberangan nasional yang semakin nyaman dan optimal,” ujar Windy.

ASDP terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui berbagai program dan inovasi lingkungan yang dijalankan secara konsisten di seluruh wilayah operasional perusahaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×