kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jaga rupiah, Pertamina wajib membeli lifting minyak dari KKKS


Selasa, 14 Agustus 2018 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Logo Pertamina


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berupaya menyelamatkan nilai tukar rupiah dari tekanan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Salah satu caranya dengan menambah pasokan devisa.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, Menteri ESDM Ignasius Jonan baru saja menghadiri rapat rerbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo. Salah satu hasil ratas hari ini adalah arahan agar PT Pertamina wajib membeli seluruh lifting minyak dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Arahan Pak Presiden terkait sektor ESDM, salah satunya adalah Pak Presiden berikan arahan untuk lifting minyak di KKKS dibeli oleh Pertamina seluruhnya," jelas Agung, Selasa (14/8).

Dengan arahan ini diharapkan bisa mengurangi impor minyak Indonesia. Dengan begitu pasokan devisa tidak berkurang dan nilai tukar rupiah terjaga.

Untuk regulasi mengenai instruksi Presiden ini, Agung bilang, Kementerian ESDM akan segera membahas dengan SKK Migas untuk menindaklanjuti regulasi dan teknis pembelian lifting minyak oleh Pertamina. "Aturannya berlaku secepatnya. SKK Migas yang menindaklanjuti dari sisi regulasi dan teknisnya seperti apa," imbuh Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×