kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Jaga rupiah, Pertamina wajib membeli lifting minyak dari KKKS


Selasa, 14 Agustus 2018 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Logo Pertamina


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berupaya menyelamatkan nilai tukar rupiah dari tekanan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Salah satu caranya dengan menambah pasokan devisa.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, Menteri ESDM Ignasius Jonan baru saja menghadiri rapat rerbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo. Salah satu hasil ratas hari ini adalah arahan agar PT Pertamina wajib membeli seluruh lifting minyak dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Arahan Pak Presiden terkait sektor ESDM, salah satunya adalah Pak Presiden berikan arahan untuk lifting minyak di KKKS dibeli oleh Pertamina seluruhnya," jelas Agung, Selasa (14/8).

Dengan arahan ini diharapkan bisa mengurangi impor minyak Indonesia. Dengan begitu pasokan devisa tidak berkurang dan nilai tukar rupiah terjaga.

Untuk regulasi mengenai instruksi Presiden ini, Agung bilang, Kementerian ESDM akan segera membahas dengan SKK Migas untuk menindaklanjuti regulasi dan teknis pembelian lifting minyak oleh Pertamina. "Aturannya berlaku secepatnya. SKK Migas yang menindaklanjuti dari sisi regulasi dan teknisnya seperti apa," imbuh Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×