kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Jelang panen, harga kopi robusta premium turun 20%


Senin, 23 April 2012 / 19:09 WIB
ILUSTRASI. Sentul City (BKSL) meraup dana Rp 1,9 triliun dari penjualan AEON Mall Sentul City.


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Harga kopi premium jenis kopi robusta dari Indonesia turun untuk pengiriman bulan Mei-Juni. Harganya jatuh menjadi US$ 80 per ton atau turun 20% dari harga pekan lalu mencapai US$ 100 per ton.

Penurunan harga kopi premium ini dipengaruhi oleh musim panen kopi robusta yang akan terjadi di Sumatera pada bulan Mei depan.

Seperti yang diberitakan Bloomberg, riset dari Volcafe Ltd, salah satu pedagang kopi dari DE & F Man Holdings Ltd menyebutkan, produksi kopi Indonesia naik menjadi 9,1 juta kantong atau naik 38% dibandingkan tahun 2011 lalu.

Sementara itu, Sumita, Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Lampung bilang, penurunan harga premium dipengaruhi oleh percepatan suplai kopi. Menjelang musim panen ini, ketersediaan pasokan kopi kian membaik.

Walaupun sisa stok hasil panen tahun lalu sudah habis, pasokan kopi sudah tergantikan oleh produksi kopi yang panen bertahap. "Perdagangan kopi premium di London selalu berubah-ubah, dan ketika menjelang panen harganya pasti turun," kata Sumita ketika dihubungi KONTAN, Senin (23/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×