kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Jelang puasa, harga sayur di Tasikmalaya naik 100%


Kamis, 05 Juni 2014 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. Jeruk nipis


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TASIKMALAYA.  Menjelang awal bulan Ramadhan tahun ini harga sayuran di Pasar Induk Cikurubuk, Tasikmalaya, mengalami kenaikan sampai 100 persen dari harga semula. Seperti harga tomat yang mengalami lonjakan harga sampai dua kali lipat akibat pasokan petani berkurang hampir sepekan lalu.

"Sekarang Tomat yang harganya naik tinggi. Awalnya harga per kilogramnya Rp 3.500 menjadi Rp 7.000," jelas Raihan (38), salah seorang pedagang sayur di pasar tersebut, Kamis (5/6/2014).

Selain harga tomat, beberapa jenis sayuran lainnya mengalami kenaikan harga, mulai dari cabe merah, kentang, dan bawang merah. Raihan memperkirakan kenaikan harga akan masih terjadi mendekati jelang bulan puasa akhir Juni nanti.

"Kayaknya naiknya harga akan masih terjadi sampai akhir bulan nanti. Apalagi saat ini stok para pedagang sedikit karena pasokan dari petani berkurang," kata Raihan.

Hal yang sama dikatakan pedagang lain, Imat Ruhimat (45). Menurut dia, kenaikan harga terus terjadi hampir setiap hari menjelang bulan puasa. Harga sayuran saat ini paling tinggi kenaikannya dibanding kebutuhan pokok masyarakat lainnya.

"Kalau sayuran di sini hampir tiap hari mengalami kenaikan harga. Pembeli pun sempat bertanya-tanya harga sudah naik meski bulan puasa beberapa pekan lagi," ungkap dia. (Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×