kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Jokowi sebut Rp 60 triliun cukup bangun tol laut


Rabu, 24 September 2014 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. Rencana peluncuran kendaraan Mitsubishi jenis hybrid di Asia Tenggara, termasuk Xpander Hybrid, akan dimulai dari Thailand. REUTERS/Maki Shiraki


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo menyebut anggaran sebesar Rp60 triliun cukup untuk membangun dan menjalankan tol laut.

"Enggak, itu sudah bisa untuk menjalankan tol lautnya. Kapal sudah bisa bergerak," ujar Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (24/9).

Pria yang masih memegang jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan anggaran tersebut tidak termasuk pengadaan kapal. Anggaran tersebut hanya untuk membangun infrastruktur pelabuhan saja.

"Kapal itu tinggal pengusaha yang bergerak. Kalau pelabuhannya diperdalam, kapal dia bisa digedein," ucap Jokowi.

Namun, Jokowi mengatakan ada persoalan yang akan dihadapi dari pembangunan tol laut. Ia mengatakan pembangunan tersebut harus dilakukan secara terintegrasi.

"Sekarang problemnya kalau yang dalamnya cuma di pelabuhan. Tanjung Priok, tapi yang di Sorong belum, gimana kapal besar itu mau datang kesana, merapatnya kemana? Lalu juga kalau mampir ke Makassar, bagaimana cara merapatnya? Ini semua harus terintegrasi, baru tol laut itu bisa bergerak," tutur Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×