Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memperkuat transformasi layanan jalan tol melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengembangan ekosistem mobilitas cerdas.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna jalan di tengah tingginya volume lalu lintas yang dikelola perseroan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, perseroan melayani rata-rata 3,5 juta kendaraan setiap hari. Karena itu, peningkatan kualitas layanan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga perlu didukung kemudahan akses informasi, keandalan operasional, dan respons petugas saat terjadi kendala di jalan tol.
“Keberhasilannya harus tercermin dalam pengalaman nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).
Untuk mendukung upaya tersebut, Jasa Marga mengembangkan strategi Total Experience Excellenceyang mengintegrasikan penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi dan data, serta pengembangan budaya pelayanan.
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Optimalkan Teknologi untuk Tingkatkan Layanan Jalan Tol
Implementasi strategi ini dilakukan melalui pengembangan Smart Toll Road Ecosystem yang terhubung dalam Integrated Mobility Ecosystem. Perseroan memanfaatkan sistem digital terintegrasi, termasuk AI dan pemrosesan data melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) serta aplikasi Travoy.
Selain digitalisasi layanan, Jasa Marga mengembangkan ekosistem yang mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan pengelolaan emisi.
Perusahaan juga mengoptimalkan fungsi tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal serta rantai pasok logistik nasional.
Rivan menambahkan, transformasi layanan juga membutuhkan kesiapan karyawan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan. Oleh karena itu, perseroan terus mengevaluasi dan memperbaiki kualitas layanan agar inovasi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Catat Pendapatan Rp 5,1 Triliun di Kuartal I 2026
Upaya peningkatan layanan tersebut sejalan dengan evaluasi pengalaman pelanggan dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Dalam ajang tersebut, Jasa Marga menempati peringkat ke-10 BUMN layanan terbaik.
Evaluasi CX100 mencakup tiga aspek pengalaman pelanggan, yakni ketepatan (effectiveness), kemudahan (ease), dan kenyamanan (emotion). Pengukuran dilakukan melalui sejumlah metode riset, antara lain survei daring, wawancara langsung, mystery shopping, wawancara mendalam, serta diskusi kelompok terarah.
Bagi Jasa Marga, evaluasi tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat perbaikan layanan secara berkelanjutan. JSMR menempatkan kepercayaan dan kepuasan pengguna jalan sebagai tolok ukur dalam menjalankan transformasi operasional dan digital.
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Masih Punya Ruang untuk Tumbuh, Ini Pendorongnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














