CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kadin: Indonesia harus tingkatkan pendapatan dolar


Rabu, 28 Agustus 2013 / 17:01 WIB
OPINI - Rio Christiawan - Quo Vadis Perizinan OSS. Beliau adalah Dosen Hukum Bisnis Universitas Mulya


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto mengatakan, dalam situasi rupiah terpuruk saat ini, Indonesia harus fokus untuk meningkatkan pendapatan dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut Suryo, jika suplai dolar yang dimiliki Indonesia cukup banyak, gejolak tekanan terhadap rupiah akan berkurang.

"Ini hukum supply and demand. Sesuatu yang langka, pasti dihargai tinggi," ujar Suryo pada KONTAN, di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (28/8).

Suryo bilang, peningkatan pendapatan dolar AS oleh Indonesia bisa ditempuh melalui peningkatan ekspor ataupun pengurangan impor.

Menyangkut paket kebijakan ekonomi yang telah diumumkan pemerintah, Suryo berharap pemerintah memberikan keteladanan kepada masyarakat dalam hal pembelanjaan dolar AS.

"Sebaikanya berbagai perjalanan dinas ke luar negeri mulai dikurangi. Selain itu, kebiasaan berobat ke luar negeri juga dikurangi. Itu kan juga praktik-praktik membelanjakan dolar AS," kata Suryo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×