kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kadin minta bank berani salurkan kredit perikanan


Senin, 23 Mei 2016 / 10:34 WIB


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Melihat minimnya porsi kredit perbankan yang mengalir ke sektor kelautan dan perikanan, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mendesak pemerintah untuk mengingatkan bank yang enggan menyalurkan kredit untuk sektor tersebut. 

"Bank yang tidak menyalurkan kredit kelautan dan perikanan dapat diberikan kartu merah alias sanksi," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto, pekan lalu.

Yugi menilai, selama ini, bank belum serius menggarap kredit kelautan dan perikanan. Buktinya, porsi kredit untuk sektor tersebut baru 1% dari seluruh kredit yang telah dikucurkan oleh perbankan.

Menurut Yugi, bank enggan menyalurkan kredit kelautan dan perikanan karena non performing loan (NPL) alias kredit macetnya tinggi. 

Selama ini NPL perikanan tangkap memang agak tinggi, tapi perikanan budidaya lebih bankable. Dia meminta bank untuk tidak takut menyalurkan kredit perikanan tangkap karena ada asuransi nelayan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×