kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

KADIN: Sektor hotel yang paling siap hadapi MEA


Selasa, 31 Maret 2015 / 12:32 WIB
Pekerja melakukan aktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan. Gejolak GOTO belum berpengaruh ke emiten lain. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai sektor jasa yang paling siap menghadapi implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di awal tahun 2016 mendatang. Sektor jasa tersebut utamanya adalah bidang perhotelan.

Wakil ketua umum Kadin bidang tenaga kerja, Benny Soetriano mengatakan, perhotelan dinilai paling siap lantaran selama ini banyak dibantu oleh operator internasional, seperti Hyatt dan Hilton. "Sudah ada standar seperti room service, membereskan kamar, front office," ujar Benny, Selasa (31/3).

Sekedar catatan, selama ini sektor jasa terbagi dalam beberapa bidang, diantaranya adalah perhotelan, keinsinyuran, penerbangan, dan logistik. Sementara itu, untuk sektor manufaktur masih cukup berat dalam menghadapi persaingan MEA tersebut. Beberapa bidang sektor manufaktur tersebut adalah otomotif, elektronik, produk kayu (furnitur), dan tekstil.

Oleh karena itu, untuk menjaga eksistensi terhadap profesi domestik, standar nasional untuk keahlian terus ditingkatkan. Langkah ini perlu dilakukan agar penyedia jasa dari dalam negeri tidak tersapu oleh persaingan dari perusahaan luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×