kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

KAI raup pendapatan Rp 339 miliar pada libur Natal


Rabu, 06 Januari 2016 / 14:18 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperoleh pendapatan sebesar Rp 339,77 miliar sepanjang masa liburan Natal dan Tahun Baru 2015/2016. Pendapatan ini meningkat 8,48% dibandingkan periode yang sama pada 2014/2015.

Kendati pendapatan keseluruhan KAI naik, jumlah volume penumpang kereta api dalam negeri pada musim libur Natal dan Tahun Baru turun 2,15% dibandingkan tahun lalu. Pada liburan tahun 2015/2016, jumlah penumpang kereta api lokal hanya 2,34 juta orang. Sementara pada periode serupa di tahun lalu jumlahnya mencapai 2,39 juta.

"Penyebabnya, pada 2015 mulai diberlakukan aturan pembatasan tiket anak-anak. Satu penumpang dewasa hanya diperbolehkan membawa satu anak-anak," jelas Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Gedung Jakarta Railway Center, Rabu (6/1).

Selama masa liburan 20 Desember 2015 sampai 5 Januari 2016 tersebut, rata-rata keterlambatan kereta api berangkat selama 2 menit. Waktunya membaik dibanding tahun lalu yang mencapai 5 menit.

Sementara keterlambatan kereta api datang rata-rata mencapai 22 menit. Catatan ini juga jauh lebih membaik dibandingkan periode tahun 2014/2015 yang mencatat keterlambatan rata-rata selama 36 menit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×