kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kalah saing, RNI stop pengembangan Rajawali Mart


Kamis, 12 Mei 2016 / 20:52 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia Persero (RNI) menyetop pengembangan Rajawali Mart karena kalah bersaing dengan minimarket yang lain.

Direktur Utama PT RNI (Persero) mengatakan selain karena persaingan, Rajawali Mart juga terhambat oleh perizinan pemerintah.

"Rajawali Mart kami stop dulu dari tahun 2015. Sekarang ini izin minimarket sudah sangat penuh sama Indomaret, 7-eleven, dan Alfamart," ujarnya saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Saat ini katanya, toko Rajawali Mart yang tersisa tinggal 30 dari 99 gerai di Indonesia. Itu disebabkan toko merugi terus-menerus sehingga RNI terpaksa menutup.

Ia menyampaikan selama ini RNI sedang mengkaji perubahan bisnis Rajawali Mart dari Minimarket menjadi toko grosir.

"Kami lagi pelajari supaya yang paling menguntungkan. Karena namanya udah bagus nih, cuma kalau kita teruskan ruginya banyak kita gak kuat," ucapnya.

Ia juga sedang menjajaki bermitra dengan Indomaret agar kerugian Rajawali Mart tidak membesar.

"Lagi ngobrol-ngobrol sama Indomaret, kami belom ketemu skemanya. Skemanya yang menguntungkan itu belum ketemu," tuturnya. (Penulis: Achmad Fauzi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×