kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.965   6,00   0,03%
  • IDX 5.890   -12,50   -0,21%
  • KOMPAS100 779   -3,86   -0,49%
  • LQ45 587   -2,51   -0,43%
  • ISSI 202   0,42   0,21%
  • IDX30 334   -1,33   -0,40%
  • IDXHIDIV20 412   -0,98   -0,24%
  • IDX80 88   -0,32   -0,37%
  • IDXV30 111   -0,03   -0,02%
  • IDXQ30 107   -0,29   -0,27%

Kapal pengangkut tenggelam, ekspor nikel ke China terancam


Kamis, 18 November 2010 / 12:28 WIB
ILUSTRASI. Proyek PTPP


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Ekspor bijih nikel dari Indonesia ke berbagai negara berpotensi mengalami gangguan; terutama ekspor menuju China. Pasalnya, dua kapal pengangkut bijih nikel di perairan Pulau Iriomote, Jepang bagian Selatan, tenggelam baru-baru ini.

“Tenggelamnya kapal itu akan menganggu ekspor bijih nikel dari Indonesia,” terang Alberth Yusuf Tobogu, Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan, Kementerian Perdagangan (Kemdag) di Jakarta, Kamis (16/11).

Dua kapal pembawa bijih nikel tersebut adalah kapal MV Jian Fu Star tenggelam tanggal 27 oktober dan MV. Nasco Diamond tenggelam tanggal 9 November lalu.

Kapal yang paling banyak membawa bijih nikel tersebut adalah MV Nasco Diamond yang dikabarkan membawa sebanyak 55 ribu ton bijih nikel dari Indonesia. “Itu jumlahnya besar dan bisa menganggu,” kata Alberth yang belum mengetahui siapa pemilik bijih nickel tersebut.

Ekspor nikel ke China Januari-Agustus tercatat mencapai US$ 183 juta atau naik 170,36% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu yang nilainya tercatat US$ 67,8 juta.

***Ekspor Bijih Nikel ke China (US$)

2005

2006

2007

2008

2009

Jan-Aguts 2009

Jan-Agus 2010

256.74

26.243.236

276.170.610

230.921.446

151.984.288

67.832.355

183.392.674

Data : Kementerian Perdagangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×