kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Kapan dan mengapa Bandara Halim mau ditutup?


Kamis, 11 November 2021 / 04:22 WIB
Kapan dan mengapa Bandara Halim mau ditutup?
ILUSTRASI. Bandara Halim Perdanakusuma bakal ditutup untuk penerbangan berjadwal komersial. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bandara Halim Perdanakusuma bakal ditutup untuk penerbangan berjadwal komersial. Kabar ini tengah menjadi perhatian publik beberapa hari belakangan. 
Kapan Bandara Halim ditutup? Kenapa Bandara Halim ditutup? 

Pertanyaan semacam itu banyak bermunculan di kalangan pembaca terkait operasional Bandara Halim Perdanakusuma. 

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati buka suara terkait hal ini. Dia menjelaskan perihal rencana Pemerintah dalam melakukan revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma. 

Revitalisasi itulah yang pada akhirnya akan berdampak pada penutupan Bandara Halim Perdanakusuma. Kenapa revitalisasi ini perlu dilakukan? 

“Karena kita mempertimbangkan faktor keselamatan. Bandara Halim ini punya peran dan fungsi yang sangat vital,” kata Adita dalam sebuah keterangan, dikutip Kompas.com pada Rabu (10/11/2021). 

Baca Juga: Mengapa Bandara Halim ditutup? Simak jawaban Kemenhub

“Namun harus diakui bahwa saat ini terjadi penurunan kualitas elemen bandara, termasuk yang terjadi di runway di Bandara Halim,” sambungnya mengenai alasan revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma. 

Karena itu, Kemenhub beserta sejumlah kementerian/lembaga lain saat ini tengah melakukan diksusi yang intensif untuk membahas berbagai hal terkait dengan revitalsiasi tersebut. 

“Kami berdiksusi dengan Kementerian Pertahanan, TNI AU, Kementerian Sekertariat Negara, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, dan pengelola bandara dalam hal ini AP II,” tandasnya. 

Baca Juga: Bandara Halim Perdanakusuma akan ditutup, ini kata Kemenhub

Kapan Bandara Halim Perdanakusuma ditutup? 

Terkait rencana penutupan Bandara Halim Perdanakusuma sebagai dampak adanya revitalisasi, Adita menjelaskan bahwa sebelum itu dilakukan pihaknya akan melakukan sosialisasi. 

“Tentu kami akan sampaikan sesegera mungkin jika sudah ada keputusan mengenai bagiamana rencana revitalisasi ini, termasuk dampak-dampaknya, dan bagaimana penanganan terhadap dampak tersebut,” ujar Adita.

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan berbagai desain terkait dengan revitalisasi ini. Adapun dampak dari revitasliasi ini, termasuk bagaimana operasionalisasi dari penerbangan komersial maupun penerbangan militer, dalam hal ini masih dalam tahap diskusi. 

“Sehingga kami mohon kepada seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bisa menunggu apa yang akan diputuskan,” kata Adita. 

Nantinya rencana revitalsiasi ini akan dituangkan dalam instrumen hukum. Menurutnya, hal ini akan memperkuat semua jajaran dan elemen untuk bsia melaksanan revitalisasi ini dengan baik dan punya dasar hukum yang kuat. 

Yang jelas, Adita menegaskan bahwa saat ini Bandara Halim Perdanaksusuma masih beroperasi seperti biasa. Ia bilang, penerbangan komersial dan aktivitas kemiliteran di bandara itu masih berjalan seperti biasa. 

“Jadi sekali lagi untuk seluruh anggota masyarakat, penerbangan komersial berjadwal maupun tidak berjadwal saat ini masih berlangsung seperti biasa,” bebernya. 

“Tentu kami akan menyampaikan jika ada perubahan-perubahan dan pasti memberikan waktu bagi maskapai, operator, dan stakeholder terkait untuk mempersiapkan diri jika kemudian memang akan dilakukan revitasiliasi dan sudah akan ditegaskan kapan akan dimulai,” sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapan dan Kenapa Bandara Halim Mau Ditutup? Simak Lagi Penjelasan Kemenhub"
Penulis : Muhammad Choirul Anwar
Editor : Muhammad Choirul Anwar

Selanjutnya: Inilah daftar maskapai yang tawarkan biaya tes PCR dengan harga di bawah Rp 275.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×