kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Kebakaran di stasiun pengumpulan utama gas milik Medco E&P Indonesia berhasil diatasi


Minggu, 17 Maret 2019 / 18:31 WIB
Kebakaran di stasiun pengumpulan utama gas milik Medco E&P Indonesia berhasil diatasi


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Stasiun pengumpul utama gas G-8 milik PT Medco E&P Indonesia yang berada di Kelurahan Kampung Satu Sekip Kota Tarakan mengalami kebakaran pada Minggu (17/3). Kebakaran terjadi saat dilakukan kegiatan perawatan pipa gas (pigging) jalur pipa Bunyu–Tarakan dan mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia dan seorang pekerja lainnya terluka.

Manager Operasi Blok Tarakan Erry Setiawan menuturkan, kejadian tersebut mulai diketahui pada pukul 07.16 WITA dan tim pemadam kebakaran dari MEdco E&P yang dibantu tim Pemadam Kebakaran Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan serta dari Pemerintah Kota Tarakan langsung diaktifkan dan melakukan pemadaman api.

Penangan kejadian ini juga dibantu oleh aparat polisi dan TNI setempat. "Saat ini kebakaran telah berhasil dipadamkan dan para korban telah dievakuasi ke rumahsakit untuk mendapatkan penanganan medis," kata Erry dalam siaran pers hari ini.

Erry menambahkan, fokus Medco E&P Indonesia saat ini adalah memberikan penangan medis atas pekerja yang terluka serta mengurus pekerja yang meninggal dunia. "Kami segera melakukan assessment serta perbaikan atas fasilitas operasi tersebut sehingga pelayanan listrik dan City Gas oleh PGN dapat kembali normal,” ujar Erry Setiawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×