kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kemdag: Realisasi impor beras Bulog sudah 86%


Rabu, 29 Agustus 2018 / 22:16 WIB
ILUSTRASI. Impor beras


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan hingga Agustus 2018 sudah menerbitkan izin impor beras 2 juta ton kepada Perum Bulog hingga September 2018. Dari total izin impor tersebut, kini hampir seluruhnya terealisasi.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, mengatakan dari izin impor tahap pertama sebesar 500.000 ton kini sudah terealisasikan sekitar 97%. Sedangkan izin impor tahap kedua sebesar 500.000 ton sudah di realisasikan 100%. "Menurut laporan terakhir yang diterima mengenai impor tahap ketiga sebesar 1 juta ton, Bulog sudah merealisasikan sekitar 740.000 ton atau sekitar 74%," katanya kepada Kontan.co.id, Rabu (29/8).

Oke melanjutkan, secara keseluruhan, dari izin impor tahap pertama sampai tahap ketiga yang berjumlah 2 juta ton sudah terealisasi 86%.

Berdasarkan persetujuan impor, pemerintah memungkinkan Bulog untuk mengimpor beras dari beberapa negara, seperti Myanmar, Kamboja, Vietnam, Thailand, Pakistan, India. "Persetujuan impor yang kita keluarkan bisa di impor dari negara-negara itu semua dan beberapa negara lain lagi," ujar Oke.

Oke menjelaskan mekanisme impor beras tersebut berdasarkan hasil lelang dari negara-negara yang berada di dalam persetujuan dari pemerintah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×