kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kemendag targetkan harga daging sapi Rp 86.000


Selasa, 17 Juni 2014 / 18:03 WIB
Kemendag targetkan harga daging sapi Rp 86.000
ILUSTRASI. Ada beberapa cara dan tips budgeting mudah bisa dipraktekkan bagi mahasiswa yang ingin mulai mengatur keuangan dan finansial.


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana memperlonggar kebijakan tata niaga impor pemasukan sapi hidup dan daging sapi. Hal ini untuk dapat menekan harga daging sapi di tingkat retail sebesar Rp 86.000 per kilogram (kg).

Muhammad Lutfi Menteri Perdagangan mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan fokus terhadap target harga tersebut. "Ini pokoknya relaksasi terus sampai mencapai angka Rp 86.000 per kg, baru nanti kita susun berikutnya," kata Lutfi, Senin (16/6).

Setelah target tersebut dapat tercapai, Lutfi mengatakan pihaknya akan mengatur kebijakan selanjutnya yakni dalam upaya menambah pasokan populasi sapi. Kebijakan yang dimaksud tersebut adalah pemasukan impor sapi indukan atau betina produktif.

Bachrul Chairi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag menambahkan, saat ini ada beberapa opsi untuk mencapai harga ideal yang dipatok tersebut. "Ada opsi satu, opsi dua nanti ditentukan. Intinya agar harga diminta supaya turun," kata Bachrul.

Meski tidak merinci, Bachrul bilang ada beberapa wacana yang dilontarkan dan disuarakan untuk dapat mencapai target harga tersebut, diantaranya dengan penambahan volume pemasukan dan pelonggaran waktu importasi utamanya untuk produk daging sapi.

Beberapa opsi untuk dapat menekan harga daging tersebut masih harus digodok dan cermati terlebih dahulu sebelum diputuskan. "Semua opsi kita coba, nanti Mendag yang akan putuskan," ujar Bachrul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×