kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Kemenkeu tunggu referensi harga rumah dari PU


Rabu, 19 Februari 2014 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang Bank Muamalat Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (31/8/2022). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/08/2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hingga saat ini Kementerian Keuangan belum juga memberikan jawaban kepada Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengenai persetujuan kenaikan harga rumah subsidi. Padahal Kemenpera sangat menunggu putusan bendahara negara tersebut.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengaku pihaknya saat ini sedang menunggu referensi harga dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dalam referensi ini, PU akan memberikan gambaran tipe beserta luas rumah dan harganya.

Referensi ini penting sebagai bahan kajian Kemkeu dalam memberikan putusan. "Referensi ini belum keluar dari PU," ujar Chatib, Rabu (19/2).

Sebagai informasi, Kemenpera meminta pembebasan PPN rumah murah dinaikkan. Dari Rp 88 juta menjadi Rp 105 juta per unit. Kenaikan harga jual rumah ini dilakukan supaya lebih menarik minat pengembang terlibat dalam proyek rumah subsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×