kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kemenparekraf dorong ekonomi nasional lewat pengusaha kreatif


Jumat, 24 Juli 2020 / 06:45 WIB


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengajak pelaku UMKM khususnya pengusaha wanita Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan dan menggerakkan kembali perekonomian Indonesia khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Angela Tanoesoedibjo mengatakan pengusaha wanita Indonesia memiliki peran penting yang signifikan dalam memajukan pembangunan dan perekonomian bangsa. "IWAPI selaku organisasi pengusaha perempuan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara dapat menjadi lokomotif dalam mendorong ekonomi nasional,” ungkap Angela dalam keterangan persnya, Kamis (23/7).

Untuk dapat memulihkan perekonomian di tengah tatanan adaptasi kebiasaan baru, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak. Dalam hal ini pemerintah hadir dengan berbagai program yang dapat membantu para pelaku usaha dan pekerja, tak terkecuali UMKM wanita Indonesia agar dapat bertahan dan produktif kembali.

Baca Juga: Indonesia dan Filipina jalin kerja sama untuk memperkuat ekonomi kreatif

Beberapa program Kemenparekraf/ Baparekraf yang bisa diikuti oleh UMKM, yaitu peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui webinar, fasilitasi akses permodalan, pendaftaran usaha, perluasan pasar, kekayaan intelektual, dan masih banyak program lainnya.

“Salah satu program terkait akses permodalan adalah Bantuan Insentif Pemerintah (BIP), yakni bantuan karakteristik dalam bentuk dana untuk penambahan modal kerja dana atau investasi dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha atau produksi pelaku Parekraf,” kata Angela.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuka bantuan investasi senilai Rp 200 juta bagi para pelaku usaha kreatif. Kemenparekraf/Baparekraf juga melakukan pendampingan UMKM untuk go digital dengan penciptaan dan perluasan pasar produk UMKM kreatif dengan mendorong UMKM kreatif untuk masuk ke dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP).

Baca Juga: Pemprov DKI: Tempat hiburan tak diizinkan beroperasi karena rentan penularan corona

Hal itu bertujuan agar belanja produk UMKM dalam nilai tertentu dapat dilakukan secara cepat dan tepat tanpa melalui proses administrasi yang sulit.

Kondisi saat ini mengharuskan pelaku UMKM, khususnya pengusaha wanita Indonesia untuk tetap semangat dan tetap produktif tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan hati-hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×