kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kementerian ESDM lanjutkan investigasi kebocoran gas Sumur YYA-1 PHE ONWJ


Selasa, 21 Januari 2020 / 20:34 WIB
Kementerian ESDM lanjutkan investigasi kebocoran gas Sumur YYA-1 PHE ONWJ
ILUSTRASI. Pekerja melakukan pemeriksaan instalasi di area Anjungan YYA Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). ANTARA FOTO/Risky Andrianto/wsj.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan proses investigasi kebocoran gas dan tumpahan minyak pada Sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ).

Direktur Teknik dan Lingkungan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Adhi Wibowo bilang investigasi masih berlangsung pasca penghentian semburan gas dan penutupan sumur.

Baca Juga: Simak program prioritas Perusahaan Gas Negara (PGAS) untuk tahun ini

"Tim investigasi migas masih berjalan. Kemarin-kemarin konsentrasinya bagaimana membantu bagaimana agar tidak keluar lagi minyaknya," jelas Adhi kepada Kontan.co.id, Selasa (21/1).

Adapun tim investigasi ini terdiri dari gabungan tim independen, akademisi, praktisi dan pelaku industri. Sekedar informasi, kejadian ini terjadi pada 12 Juli 2019 pada pukul 01.30 WIB pada saat melakukan re-entry di sumur YYA-1 pada kegiatan re-perforasi.

Lalu, muncul gelembung gas di Anjungan YYA dari rig Ensco-67 yang terletak di wilayah operasional offshore ONWJ. Adapun, Sumur YYA-1 adalah merupakan sumur eks eksplorasi YYA-4 yang dibor pada tahun 2011. Sumur inilah yang mengalami kebocoran.

Baca Juga: Arcandra Tahar resmi jadi komisaris utama PGN




TERBARU

Close [X]
×