kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.936   20,00   0,12%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Mengintip Perkembangan KEK ETKI Banten di BSD City


Jumat, 13 Maret 2026 / 07:00 WIB
Mengintip Perkembangan KEK ETKI Banten di BSD City
ILUSTRASI. Kontan - Sinarmas Land Kilas Online. D-HUB Special Economic Zone di BSD City (DOK/Sinarmas Land)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinar Mas Land terus menjajaki sejumlah investor untuk masuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ di BSD City.

KEK ETKI Banten berdiri di atas lahan seluas sekitar 60 hektare (ha) yang akan dikembangkan dalam dua area pengembangan. Kawasan ini resmi dideklarasikan oleh pemerintah sebagai KEK pada 7 Oktober 2024. Dalam tiga tahun ke depan, pengembangan masih akan difokuskan pada area pertama seluas 29 ha. Sementara area kedua seluas 31 ha akan dikembangkan setelahnya.

Pengembangan kawasan D-HUB SEZ di BSD City akan difokuskan pada empat sektor strategis, yaitu pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan kesehatan. Keempat sektor ini diharapkan mampu membentuk ekosistem inovasi yang saling terhubung, mulai dari riset, pengembangan teknologi, hingga layanan kesehatan berstandar internasional.

Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, mengatakan area pertama tersebut berada di kawasan belakang The Breeze yang pintu gerbangnya akan segera rampung pada April 2026.

Baca Juga: KEK ETKI Banten Raih Investasi Rp 1,19 Triliun, Bidik Tambahan Rp 5 Triliun pada 2026

Ia mengungkapkan, BUPP KEK ETKI Banten saat ini sudah melakukan penjajakan dengan sejumlah tenant yang akan segera masuk ke area pengembangan tahap pertama. “Kami sedang dalam proses pembicaraan dengan rumah sakit. Semoga tahun ini kami bisa segera mengumumkan namanya,” kata Lindawaty, belum lama ini.

Lindawaty mengatakan kawasan sekitar BSD memiliki potensi besar karena didukung basis populasi yang terus berkembang. Dalam radius 10 kilometer, wilayah ini dihuni sekitar 2,2 juta penduduk yang menjadi captive market. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga sekitar 4,5 juta jiwa dalam 30 tahun ke depan seiring pengembangan sepertiga area perluasan BSD City yang masih tersisa.

Ia juga menjelaskan bahwa KEK ETKI Banten dirancang tidak hanya untuk menarik investasi, tetapi juga untuk membangun sumber daya manusia unggul serta menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan.

Selain itu, menurutnya, kehadiran KEK ETKI Banten akan melengkapi ekosistem mega township BSD City yang telah mapan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti yang lebih tangguh karena ditopang oleh aktivitas ekonomi riil.

Lindawaty menambahkan bahwa salah satu keunggulan KEK ETKI Banten adalah lokasinya yang strategis di BSD City, sehingga terhubung dengan berbagai moda transportasi publik seperti KRL, busway, bus umum, dan shuttle bus BSD, serta mudah diakses kendaraan pribadi melalui jaringan tol dan infrastruktur jalan yang memadai.

Lebih lanjut, Lindawaty memaparkan bahwa saat ini pihaknya menawarkan berbagai fleksibilitas investasi untuk mendorong pertumbuhan di D-Hub SEZ BSD City.

Baca Juga: KEK Kendal Dorong Realisasi Investasi Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah Sepanjang 2025

Pertama, sudah rampung dibangun Biomedical Campus, yakni gabungan ruang kantor premium di Knowledge Tower dan fasilitas medis di Science Tower. Gedung tersebut dibangun untuk mendukung operasional industri yang lancar dengan area yang dapat disewa mulai dari 150 meter persegi (m²).

Kedua, tengah dibangun Medical Suites yang dirancang untuk memenuhi tuntutan ketat dari penyedia layanan kesehatan. Bangunan ini dibuat dengan standar kelas medis tingkat lanjut, termasuk kepatuhan Bio Safety Level 2 (BSL-2), kapasitas beban mati yang tinggi untuk peralatan berat, serta ketinggian langit-langit yang dioptimalkan untuk mendukung fasilitas medis modern.

Pembangunan struktur Menara 1 dan 2 Medical Suites akan selesai pada kuartal I 2026, sementara serah terima kepada tenant dijadwalkan pada September mendatang.

Ketiga, tengah dibangun area komersial bertajuk Powell yang akan dijual. Produk komersial ini dirancang untuk para inovator dengan menawarkan peluang kepemilikan eksklusif dalam ekosistem yang berkembang pesat. “Saat ini progres pembangunannya sudah dalam tahap penyelesaian dan pekerjaan fasad. Ini ditargetkan serah terima pada April 2026,” ujar Lindawaty.

Baca Juga: BSDE Pasang Target Pra-Penjualan Rp 10 Triliun pada 2026, Residensial Jadi Andalan

Sementara itu, tenant yang sudah resmi masuk ke D-Hub SEZ antara lain Increased, Alpha IVF, Monash University, BINUS University, StemCord, FS Regenera, Fuji Academy, ATOP Plastic Surgery, Seoul Jakarta Plastic Surgery Clinic, Kaiser Clinic, hingga One Smart Services.

Sebagai kawasan ekonomi khusus, KEK ETKI Banten menawarkan berbagai fasilitas fiskal dan nonfiskal untuk menarik investasi. Insentif fiskal mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri Keuangan No. 237 Tahun 2020. Sementara itu, fasilitas nonfiskal diatur melalui sejumlah regulasi Kementerian Kesehatan, termasuk Permenkes No. 1 Tahun 2023 dan Permenkes No. 18 Tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×