kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kementerian Perindustrian jengah dengan Foxconn


Selasa, 14 Oktober 2014 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. 5 Kesalahan Mandi yang Bisa Menyebabkan Jerawat Punggung.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketidakjelasan realisasi Foxconn bikin Kementerian Perindustrian jengah. Pasalnya dahulu, perusahaan asal Taiwan itu berencana memulai pembangun pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Nyatanya, realisasinya tidak jelas.

"Semua yang mereka inginkan sudah kami siapkan," ujar MS Hidayat, Menteri Perindustrian pada Selasa (14/10). 

Hidayat mengatakan kendala terakhir realisasi Foxconn itu mereka minta lahan pabrik gratis. "Cuma soal lahan gratis  itu saja yang tak bisa kami penuhi," katanya.

Pemerintah lalu menawarkan Foxconn bekerjasama dengan perusahaan swasta atau BUMN yang mempunyai tanah dan  menyetornya sebagai saham. Tetapi, Hidayat mengatakan, Foxconn tidak menjawab tawaran tersebut. Karena itu, pemerintah lebih memilih investor yang lebih serius seperti Samsung.

Seperti diketahui, sebelumnya Foxconn mengatakan kemungkinan memulai pembangunan pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Investasi senilai US$ 1 miliar tersebut bakal terwujud setelah Indonesia memiliki pemerintahan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×