kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian Perindustrian jengah dengan Foxconn


Selasa, 14 Oktober 2014 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. 5 Kesalahan Mandi yang Bisa Menyebabkan Jerawat Punggung.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketidakjelasan realisasi Foxconn bikin Kementerian Perindustrian jengah. Pasalnya dahulu, perusahaan asal Taiwan itu berencana memulai pembangun pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Nyatanya, realisasinya tidak jelas.

"Semua yang mereka inginkan sudah kami siapkan," ujar MS Hidayat, Menteri Perindustrian pada Selasa (14/10). 

Hidayat mengatakan kendala terakhir realisasi Foxconn itu mereka minta lahan pabrik gratis. "Cuma soal lahan gratis  itu saja yang tak bisa kami penuhi," katanya.

Pemerintah lalu menawarkan Foxconn bekerjasama dengan perusahaan swasta atau BUMN yang mempunyai tanah dan  menyetornya sebagai saham. Tetapi, Hidayat mengatakan, Foxconn tidak menjawab tawaran tersebut. Karena itu, pemerintah lebih memilih investor yang lebih serius seperti Samsung.

Seperti diketahui, sebelumnya Foxconn mengatakan kemungkinan memulai pembangunan pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Investasi senilai US$ 1 miliar tersebut bakal terwujud setelah Indonesia memiliki pemerintahan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×