kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.033   -24,00   -0,13%
  • IDX 5.177   180,02   3,60%
  • KOMPAS100 663   31,95   5,06%
  • LQ45 516   27,94   5,72%
  • ISSI 177   5,12   2,97%
  • IDX30 290   16,87   6,17%
  • IDXHIDIV20 380   23,10   6,47%
  • IDX80 76   3,84   5,30%
  • IDXV30 106   5,59   5,55%
  • IDXQ30 96   6,12   6,82%

Kementerian Perindustrian jengah dengan Foxconn


Selasa, 14 Oktober 2014 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. 5 Kesalahan Mandi yang Bisa Menyebabkan Jerawat Punggung.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketidakjelasan realisasi Foxconn bikin Kementerian Perindustrian jengah. Pasalnya dahulu, perusahaan asal Taiwan itu berencana memulai pembangun pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Nyatanya, realisasinya tidak jelas.

"Semua yang mereka inginkan sudah kami siapkan," ujar MS Hidayat, Menteri Perindustrian pada Selasa (14/10). 

Hidayat mengatakan kendala terakhir realisasi Foxconn itu mereka minta lahan pabrik gratis. "Cuma soal lahan gratis  itu saja yang tak bisa kami penuhi," katanya.

Pemerintah lalu menawarkan Foxconn bekerjasama dengan perusahaan swasta atau BUMN yang mempunyai tanah dan  menyetornya sebagai saham. Tetapi, Hidayat mengatakan, Foxconn tidak menjawab tawaran tersebut. Karena itu, pemerintah lebih memilih investor yang lebih serius seperti Samsung.

Seperti diketahui, sebelumnya Foxconn mengatakan kemungkinan memulai pembangunan pabrik di Indonesia pada Oktober 2014. Investasi senilai US$ 1 miliar tersebut bakal terwujud setelah Indonesia memiliki pemerintahan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×