kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kemperin akan kawal industri kosmetik lokal


Selasa, 18 Oktober 2016 / 20:48 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perkembangan industri kosmetik lokal di tanah air terus berkembang. Banyak produsen skala UKM pun bermunculan seiring permintaan terhadap jasa perawatan dan kecantikan yang terus berkembang.  

Teddy Caster Sianturi, Direktur Kimia Hilir Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan, industri kosmetik lokal secara umum saat ini menjanjikan, baik untuk skala besar, menengah dan kecil. Hanya saja tugas pemerintah harus menyeimbangkan dengan pasar lokal agar semua tumbuh dan berkembang dengan segmen konsumen yang berbeda. 

Untuk itu Kemenperin merencanakan beberapa program untuk terus mendongkrak pertumbuhan industri lokal. Rencananya, 2017 nanti Kemenperin akan membuat program Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk impor bahan baku industri kosmetik. 

“Rencana kami ke depan sedang membimbing cara pembuatan kosmetik yang baik dan sosialisasi rencana sertifikasi wajib halal dari Kemenag untuk kosmetik yang akan diberlakukan pada tahun 2019 mendatang. Termasuk juga penyusunan standar kompetensi SDM industri kosmetik,” kata Teddy kepada KONTAN, Senin (18/10).

Industri kosmetik lokal yang terus bertumbuh ikut dirasakan juga oleh beberapa pelaku kosmetik di Indonesia. Nurhayati Subakat, CEO Wardah, bilang saat ini pertumbuhannya bagus dan tahun ini bertumbuh 30% dibanding dengan tahun lalu. Sejauh ini Wardah masih fokus menggarap pasar lokal.

Sementara itu, Desril Muchtar, Corporate Secretary PT Martina Berto Tbk dengan merek dagang Martha Tilaar, mengaku peningkatan tidak terlalu besar dibanding tahun lalu. Namun Desril menilai, memang potensi pasar kosmetik lokal ini ke depannya akan terus meningkat, maka itu kami terus mengembangkan inovasi terbaru produk kami dan terus menjaga kualitas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×