kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.972   80,00   0,45%
  • IDX 6.011   -89,84   -1,47%
  • KOMPAS100 783   -12,65   -1,59%
  • LQ45 590   -7,98   -1,33%
  • ISSI 208   -3,30   -1,56%
  • IDX30 334   -4,24   -1,25%
  • IDXHIDIV20 408   -4,56   -1,10%
  • IDX80 89   -1,49   -1,65%
  • IDXV30 110   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 107   -1,05   -0,98%

Kemperin mulai perbanyak inkubator


Senin, 03 Desember 2018 / 22:51 WIB
ILUSTRASI. Inkubator


Reporter: Dadan M. Ramdan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - DENPASAR. Kementerian Perindutrian (Kemperin)  terus mengembangkan inkubator untuk bisa memperbanyak jumlah industri kreatif atau start up di dalam negeri. Industri diharapkan bisa memberi kontribusi positif bagi perekonomian nasional.  

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto  menyatakan, saat ini, sudah ada beberapa wilayah yang punya pusat inkubator yang dibangun oleh pemerintah. Seperti Bandung Techno Park, Bali Creative Industry Center (BCIC), Incubator Business Center di Semarang, Makassar Technopark dan Pusat Desain Ponsel di Batam.   "Tempat tersebut kami harap bisa menjadi inspirasi dan aspirasi menumbuhkan wirausaha baru," katanya, akhir pekan lalu (1/12).

Ia mencontohkan di Bandung Techno Park dan BCIC, pihaknya punya beberapa program kekinian. Misalnya pelatihan calon pemimpin perusahaan berbasis industri 4.0, seperti untuk analisis big data serta internet of things (IoT).

Ia pun berharap, pihak swasta juga turut berperan di program inkubator tersebut dengan membangun lebih banyak inkubator lagi. Seperti Nongsa Batam, Apple Academy, atau Jack Ma Institute of Entreprenuer.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×