kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.905   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.075   38,32   0,63%
  • KOMPAS100 783   5,66   0,73%
  • LQ45 599   3,69   0,62%
  • ISSI 211   1,15   0,55%
  • IDX30 333   2,13   0,64%
  • IDXHIDIV20 425   2,12   0,50%
  • IDX80 89   0,56   0,63%
  • IDXV30 115   0,66   0,58%
  • IDXQ30 109   0,68   0,63%

Kemtan genjot produksi kakao di Sulawesi Barat


Selasa, 16 Februari 2016 / 13:15 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian terus berupaya menggenjot produksi kakao nasional. Salah satu yang dilakukan adalah memberikan bantuan sejumlah alat dan teknologi yang dapat mengolah kakao menjadi produk siap jadi seperti coklat di Sulawesi Barat. 

Dengan meningkatkan produksi kakao dalam negeri, Indonesia berpotensi sebagai penghasil kakao terbesar di dunia. 

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengakui kalau saat ini masih banyak petani kakao yang terbatas dalam peralatan dan teknologi. Untuk itu, peran pemerintah amat penting untuk mendongkrak produksi kakao. "Kami akan memperhatikan kondisi petani, asalkan petani kakao dapat meningkatkan produksinya," ujarnya, Senin (15/2).

Sulawesi Barat merupakan salah satu penghasil kakao di Indonesia. Salah satu desa produsen kakao bernama Pammulukang memiliki luas area kakao sebesar 1.000 hektare (ha). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×