kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kepala Bappenas: Infrastruktur Indonesia siap untuk menghadapi ekonomi digital


Rabu, 21 Februari 2018 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masyarakat Indonesia saat ini dinilai sudah siap secara infrastruktur untuk menghadapi ekonomi digital. Hal ini diperkuat dari data Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dari 540 kabupaten kota yang ada di Indonesia, 440 kabupaten kota di antaranya sudah terhubung dengan jaringgan pita lebar. Menurut Bambang, artinya masyarakat siap untuk terlibat di dalam digita ekonomi.

“Sekitar 50-an ibukota kabupaten kota sedang dikoneksi dengan palapa ring targetnya akan selesai di tahun 2019 semuanya,” ucapnya saat di temui di Hotel Mulia Senayan, Rabu (21/2).

Dia melanjutkan, sisanya 20-an kabupaten kota sedang di bangun oleh operator swasta, sehingga nanti pada tahun 2019 hampir semua kabupaten kota sudah terjangkau. “Dan itulah modal awal kita untuk bisa memanfaatkan ekonomi digital,” tambahnya.

Di sisi lain, upaya tersebut selain sesuai dengan program pemerintah memperkuat bantuan tepat sasaran, juga memperkuat kesempatan kerja dan usaha bagi UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×