kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

KKP klaim produksi ikan tangkap 2017 capai 7,67 juta ton


Kamis, 11 Januari 2018 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Buruh Pelabuhan Memindahkan Ikan Laut


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim produksi perikanan tanah air naik dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini produksi perikanan diprediksi capai 7,67 juta ton, sedangkan tahun 2016 capai 6,54 juta ton.

"Peningkatan di perikanan tangkap adalah udang, cumi-cumi dan tuna," ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja saat konferensi pers, Kamis (11/1).

Kenaikan produksi tersebut juga akan diteruskan hingga tahun 2018. Sjarief menargetkan produksi perikanan tangkap tahun 2018 mencapai 9,45 juta ton.

Hal tersebut dicapai dengan menambah jumlah armada kapal. Melihat minat nelayan melaut yang semakin tinggi, KKP akan membangun kapal perikanan sebanyak 522 unit.

Wilayah penangkapan ikan akan diarahkan di perairan timur Indonesia. Hal tersebut dikarenakan potensi perikanan yang masih tinggi.

"Ukuran kapal yang akan dibuat bervariasi dari 5 gross tonnage (GT), 10 GT, hingga 60 GT," terang Sjarief.

Namun, nelayan memerlukan kepastian pembeli bagi hasil tangkapannya. Oleh karena itu perlu juga dipersiapkan kapal pengangkut ikan.

Sjarief bilang akan disiapkan 8 kapal angkut berkapasitas 60 GT. Nantinya kapal angkut tersebut akan ditempatkan di daerah sekitar Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×