kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

KKP terus perkuat sektor maritim


Jumat, 17 Oktober 2014 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Air rebusan daun ketumbar bisa menurunkan asam urat tinggi.


Reporter: Handoyo | Editor: Johana K.

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) semakin menguatkan langkah Indonesia menuju kebangkitan sebagai bangsa bahari menuju negara maritim yang sejalan dengan poros maritim Presiden terpilih.  

Langkah tersebut dikuatkan dengan peran aktif  Dewan Kelautan Indonesia (Dekin). Hingga tahun 2014 ini, Dekin telah menghasilkan berbagai capaian positif dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional. Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo selaku Ketua Harian Dekin mengatakan, capaian yang telah diraih oleh DEKIN telah menunjukkan hasil yang signifikan.

Sharif pun menilai bahwa Indonesia sebagai poros maritim perlu dipahami  dari tiga makna atau unsur. Pertama, poros maritim dapat dilihat sebagai sebuah visi atau cita-cita mengenai Indonesia yang ingin dibangun. Dalam konteks ini, gagasan poros maritim merupakan sebuah seruan besar untuk kembali ke jati diri Indonesia atau identitas nasional sebagai sebuah negara kepulauan. Harapannya, bisa mewujudkan kekuatan maritim yang bersatu (unity), sejahtera (prosperity), dan berwibawa (dignity).

Kedua, poros maritim juga dapat dipahami sebagai sebuah doktrin, yang memberi arahan mengenai tujuan bersama (a sense of common purpose). Sebagai doktrin, bangsa Indonesia melihat dirinya sebagai Poros Maritim Dunia, Kekuatan di Antara Dua Samudra. 

Doktrin ini menekankan realitas geografis, geostrategis, dan geoekonomi Indonesia yang masa depannya tergantung, dan pada saat yang bersamaan ikut memengaruhi, dinamika di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Ketiga, gagasan poros maritim tidak berhenti pada level abstraksi dan konseptualisasi namun diimplementasikan dalam pembangunan kelautan menuju Negara Maritim ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×