kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45948,57   -11,20   -1.17%
  • EMAS944.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Knight Frank Perkirakan Penjualan Apartemen akan Membaik di Semester II-2022


Selasa, 04 Januari 2022 / 19:34 WIB
Knight Frank Perkirakan Penjualan Apartemen akan Membaik di Semester II-2022
ILUSTRASI. Ketersediaan apartemen untuk dijual saat ini mengalami kelebihan pasokan atau over supply

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengimbau para pengembang untuk tidak membangun apartemen baru. Maklum, ketersediaan apartemen untuk dijual saat ini mengalami kelebihan pasokan atau over supply.

Menanggapi itu, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat memproyeksikan jika kondisi pandemi Covid-19 dapat terkendali, di awal semester kedua tahun ini performa kondominium atau apartemen akan membaik. 

“Hal ini juga seiring dengan perpanjangan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah  (PPN DTP), dan perpanjangan promosi dari pengembang. Dengan perpanjangan PPN DTP residential, harusnya mampu memberikan trickling down effect terhadap kondominium, meskipun magnitude-nya sangat relatif memberikan efek terhadap pergerakan transaksi, mengingat stok yang cukup banyak,” kata Syarifah saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (4/1). 

Berdasarkan catatan Knight Frank, saat ini suplai apartemen (strata) atau kondominium berkisar 224.192 unit dengan sales rate 95,6%.  “Memang di tengah pandemi pergerakan sales rate cukup tipis. Kondisi ini ditambah selain supply existing, ada 29.654 unit yang akan masuk dalam 2-3 tahun mendatang,” katanya. 

Baca Juga: Jumlah Apartemen Over Supply, Begini Amatan Konsultan Properti

Dia juga mengatakan, penjualan apartemen memang mengalami peningkatan tipis, ditambah dengan stok baru yang akan masuk akan memberikan tantangan terhadap pergerakan transaksi. 

Sementara, pasokan eksisting juga masih relatif bergerak penjualannya, namun pasokan baru yang dalam tahap pembangunan memiliki serapan yang masih rendah. Dia mencatat hingga saat ini ada sekitar 1.020 unit yg belum terjual hanya dari proposed project belum termasuk existing project.

Adapun, dengan masih adanya dampak pandemi, dia melihat penjualan apartement masih memiliki harga yang cenderung akan stagnant, meskipun secara umum diprediksi akan ada penyesuaian atau kenaikan harga residential berada di kisaran 2%-4%. 

“Hal ini didorong oleh adanya nilai tambah aset residential yang masih terbilang aman dan diminati meski di tengah pandemi,” katanya. 

Dengan adanya pertumbuhan penjualan di tahun lalu, dia mencatat secara umum, kondominium baru mengalami peningkatan penjualan berkisar 3%-4% di semester akhir 2021.

Baca Juga: Ciputra Development (CTRA) Akui Penjualan Apartemen Mengalami Perlambatan

Selanjutnya: Cuaca Besok di Jawa dan Bali: Semarang Berawan, Bandung Hujan Petir

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Belajar Lagi Mastering Leadership in Megatrends 2022

[X]
×