kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45801,69   11,79   1.49%
  • EMAS1.048.000 1,85%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Konsumsi LPG di Solo Raya stabil, avtur masih di bawah normal


Kamis, 09 Juli 2020 / 17:28 WIB
Konsumsi LPG di Solo Raya stabil, avtur masih di bawah normal
ILUSTRASI. Sejumlah petugas bandara mengarahkan pilot pesawat komersial saat parkir di apron Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (27/11). Konsumsi bahan bakar pesawat udara yaitu avtur yang masih berada di bawah rata-rata normal.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis gasoline dan gasoil di wilayah Solo Raya belum diikuti dengan konsumsi bahan bakar pesawat udara yaitu avtur yang masih berada di bawah rata-rata normal. Terutama di Bandar Udara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali.

Pjs. General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV, Rahman Pramono Wibowo mengungkapkan, berdasarkan data bulan Juli 2020, penyaluran avtur di bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali rata-rata sebesar 28 kilo liter (KL) per hari. Angka tersebut masih 36% di bawah konsumsi harian pada masa normal sebelum pandemi di bulan Januari hingga Februari sebesar 44 KL per hari.

"Namun, angka ini memang sudah naik dibandingkan bulan April dan Mei 2020 lalu yang berkisar hanya 5-10 KL per hari,” terang Pramono dalam siaran pers, Kamis (9/7).

Baca Juga: Penghapusan BBM murah tunggu sinyal pemerintah

Berbeda dengan avtur maupun BBM, konsumsi LPG di wilayah Solo Raya masih mencatatkan penyaluran di angka normal dan stabil yaitu 750 metrik ton (MT) per hari. Menurut Pramono, konsumsi LPG baik sebelum maupun selama wabah covid-19 tercatat berada di antra 730 MT-750 MT per hari. "Artinya tidak ada kenaikan maupun penurunan yang signifikan, selain itu stok LPG aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," sebut Pramono.

Ada kenaikan konsumsi BBM di wilayah Solo Raya pada bulan Juli 2020 jika dibandingkan bulan Maret hingga Mei 2020. Pramono membeberkan, rata-rata konsumsi BBM jenis gasoline (Pertamax Series, Pertalite, dan Premium) di awal Juli meningkat sebesar 20%. Konsumsi harian saat ini berada di angka 2.100 kiloliter (KL) sementara pada bulan Mei lalu berada di angka 1.750 KL per hari.

Selain gasoline, sambungnya, BBM jenis gasoil (Biosolar dan Dex Series) juga mengalami peningkatan. “Saat ini konsumsi BBM gasoil berada di angka 790 KL per hari. Angka tersebut meningkat sebesar 44% dari konsumsi harian di bulan Mei yang berada di angka 547 KL per hari,” imbuh Pramono.

Baca Juga: Jika jadi hapus premium, Pengamat: Proyek kilang pertamina harus selesai tepat waktu

Menurutnya peningkatan BBM jenis gasoline dan gasoil tersebut tetap masih berada di bawah angka konsumsi BBM pada saat normal atau sebelum pandemi covid-19 tepatnya pada bulan Januari-Februari 2020 lalu yaitu sebesar 2.400 KL untuk gasoline dan 1.000 KL untuk gasoil rata-rata per hari. "Untuk stok BBM itu, Pertamina memastikan ketersediaannya aman di seluruh fuel terminal milik Pertamina yang berada di wilayah Jawa Tengah," pungkasnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×