kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.261   129,34   1,59%
  • KOMPAS100 1.166   20,61   1,80%
  • LQ45 839   9,13   1,10%
  • ISSI 294   6,16   2,14%
  • IDX30 435   3,74   0,87%
  • IDXHIDIV20 519   0,22   0,04%
  • IDX80 130   2,14   1,67%
  • IDXV30 142   1,06   0,75%
  • IDXQ30 140   0,04   0,03%

Kontrak Jasa Penambangan Berakhir, Begini Nasib SMR Utama (SMRU)


Selasa, 13 Januari 2026 / 12:42 WIB
Kontrak Jasa Penambangan Berakhir, Begini Nasib SMR Utama (SMRU)
ILUSTRASI. Perjanjian jasa penambangan batubara SMRU dihentikan, mengancam kelangsungan usaha. Pendapatan konsolidasi dipastikan hilang


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan, PT SMR Utama Tbk (SMRU) mengumumkan adanya permohonan pengakhiran perjanjian jasa pertambangan batubara yang melibatkan anak usaha emiten tersebut.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 9 Januari 2026, SMRU menerima laporan berakhirnya Perjanjian Jasa Penambangan Batubara oleh PT Ricobana Abadi (RBA) yang merupakan anak usaha perusahaan.

Hal ini berdampak terhadap performa keuangan SMRU mengingat pengakhiran Perjanjian Jasa Penambangan Batubara tersebut berakibat pada hilangnya sumber pendapatan perusahaan secara konsolidasi.

Baca Juga: Strategi Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Kejar Pertumbuhan Dobel Digit pada 2026

"Meski tidak berdampak secara hukum, peristiwa ini akan berdampak pada kegiatan operasional dan kelangsungan usaha mengingat Perjanjian Jasa Penambangan Batubara tersebut adalah satu-satunya sumber pendapatan perusahaan saat ini," tulis Approver SMRU Arief Novaldi dalam keterbukaan informasi, Senin (12/1/2026) malam.

Mengutip laporan keuangan, pendapatan SMRU berkurang 2,59% year on year (yoy) menjadi Rp 59,79 miliar per kuartal III-2025.

Pada periode yang sama, SMRU memangkas rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 35,01% yoy menjadi Rp 39,69 miliar.

Selanjutnya: Djoni Tambah Kepemilikan di Multi Garam Utama (FOLK) Hingga 5%, Ada Apa?

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Weekday Periode 13-15 Januari 2026, Baby Pakchoy Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×