kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Krakatau Steel Minta Pemerintah Renegosiasi 535 Pos Tarif


Senin, 08 Februari 2010 / 23:50 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. PT Krakatau Steel minta kepada pemerintah untuk melakukan renegosiasi 535 pos tarif produk baja dan besi. Menurut Direktur Utama KS, Fazwar Bujang, renegosiasi tersebut bertujuan untuk memundurkan waktu pemberlakuan FTA hingga 2018.

"Kami meminta kepada pemerintah untuk mengkaji lagi 535 pos tarif yang masuk dalam HS 72 dan 73 hingga 2018, sebagaimana yang dilakukan oleh Malaysia dan Thailand," ujar Fazwar saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, DPR RI, Senin (08/02).

Namun, Fazwar tetap menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi perdagangan bebas ASEAN-China (AC-FTA).

Strategi tersebut diantaranya melakukan counter trade measures seperti antidumping, safeguard, dan antisubsidi secara agresif; serta akselerasi program SNI baja hulu dan hilir. Selain itu, KS juga akan melakukan aliansi strategis dengan perusahaan baja dalam negeri dan luar negeri.

Untuk manajemen KS, Fazwar berniat untuk melakukan efisiensi di semua lini, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, memperbaiki lead time delivery produk ke konsumen untuk membangun buffer stock dan melakukan penetrasi ke pasar ASEAN secara agresif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×