kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.009,71   -2,33   -0.23%
  • EMAS988.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Kurangi Emisi Karbon, Blue Bird (BIRD) Tambah Pengoperasian Mobil Listrik


Senin, 04 Juli 2022 / 22:14 WIB
Kurangi Emisi Karbon, Blue Bird (BIRD) Tambah Pengoperasian Mobil Listrik
ILUSTRASI. Unit taksi listrik Bluebird turut dalam konvoi kendaraan listrik yang digelar untuk menyemarakkan penyelenggaraan Formula E, di Jakarta, Jumat (20/9).


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Blue Bird Tbk (BIRD) berencana menambah pengoperasian mobil listrik. Agenda tersebut merupakan visi berkelanjutan BIRD dalam mengurangi 50% emisi karbon dan buangan operasional di tahun 2030.

BIRD berencana menambah sekitar 50-75 unit mobil listrik di tahun ini. Rencana tersebut bakal menambah pengoperasian mobil listrik BIRD sebanyak 50 unit di tahun lalu. Sehingga, praktis di tahun ini BIRD bakal punya sekitar 100-125 unit mobil listrik.

Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andrianto Djokosoetono mengatakan, hingga saat ini perseroan telah memiliki 60 unit kendaraan listrik, baik untuk kegunaan taksi ataupun rental. Bluebird akan menghadirkan armada BYD T3 yang memiliki konfigurasi 7 seaters untuk melengkapi jajaran armada E-Bluebird.

Baca Juga: Prospek Saham Emiten Otomotif Bertumpu pada Perbaikan Ekonomi

Pria yang akrab disapa Andre tersebut menyebutkan, jumlah itu sebetulnya masih sedikit apabila untuk mendukung komitmen BIRD menekan emisi gas buangan di tahun 2030. Hal itu karena BIRD masih memantau adaptasi masyarakat pasca pandemi.

“Jumlahnya sedikit karena masih pandemi, PPKM dan sebagainya. Kami masih memantau adaptasi menuju new normal akan seperti apa,” ungkap Andre kepada Kontan, Senin (4/7).

Tetapi, guna menuju visi berkelanjutan di tahun 2030, Blue Bird berkomitmen akan terus menambah jumlah kendaraan listrik. Blue Bird berekspektasi bahwa harga kendaraan listrik juga semakin lama akan semakin affordable, sehingga dapat memuluskan rencana untuk mengadopsi 10% armada listrik dari total keseluruhan armada operasional di tahun 2030.

Baca Juga: Blue Bird (BIRD) Akan Bagikan Dividen Sebesar Rp 150,12 Miliar

Di tahap awal operasional kendaraan listrik, Bluebird akan hadir di wilayah Jakarta dan Bali. Hal tersebut karena BIRD menilai kedua lokasi tersebut strategis dan menjadi basis kendaraan listrik yang telah memiliki banyak ekosistem pendukung kendaraan listrik seperti Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

BIRD berharap dapat mengurangi emisi karbon di kota Jakarta yang terkenal penuh polusi. Di samping itu, ajang G20 di Bali menjadi momentum yang dimanfaatkan BIRD guna menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengurangan emisi karbon.

Andre mengungkapkan, Blue Bird akan menghabiskan sebagian belanja modal atau capital expenditure (capex) dari sekitar Rp 1,2 triliun di tahun ini untuk membeli mobil listrik. Sejauh ini, Capex Blue Bird baru terserap sekitar 20% untuk keperluan bisnis secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×