Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) mencatat kinerjanya tumbuh positif pada 2025.
Sepanjang 2025, SIPD meraih pendapatan yang meningkat 1,5% year-on-year (yoy) ke Rp 5,44 triliun dari Rp 5,36 triliun pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan lini bisnisnya, pakan ternak menjadi penyumbang utama dengan kontribusi 48% atau Rp 2,6 triliun. Selanjutnya, pembibitan dan peternakan ayam menyumbang Rp 1,5 triliun atau 27% ke pendapatan, diikuti ayam potong dan makanan beku sebesar Rp 1,4 triliun yang menyumbang 25%. Komposisi ini dinilai mencerminkan kekuatan bisnis perusahaan dari hulu hingga hilir.
Dari sisi bottom line, SIPD mencatat lonjakan signifikan yakni sebesar 783% yoy dari Rp 3,32 miliar pada 2024 menjadi Rp 29,32 miliar tahun lalu.
Baca Juga: Ini Strategi Sreeya Sewu (SIPD) untuk Kejar Target Pertumbuhan Pendapatan hingga 15%
Direktur Utama Sreeya Sewu Indonesia Eddy Tamboto mengatakan, raihan ini terjadi seiring tantangan industri perunggasan yang dipengaruhi kondisi ekonomi global, kebijakan industri, serta perubahan pola konsumsi.
“Melalui strategi adaptif, efisiensi operasional, dan penguatan daya saing, kami mampu menjaga ketahanan bisnis dan mempertahankan kinerja solid,” jelasnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dari sisi industri, Eddy mengungkap tantangan utama meliputi fluktuasi harga, ketidakseimbangan pasokan dan permintaan, serta kenaikan harga bahan baku pakan. Meski demikian, permintaan terhadap produk unggas disebut tetap terjaga, seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya konsumsi protein hewani.
Adapun perusahaan ke depan akan terus menjalankan strategi penguatan rantai pasok, inovasi berbasis teknologi, serta pengembangan produk hilir untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, dan budaya kepatuhan tetap menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan usaha.
Baca Juga: Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) Perkuat Bisnis Hilir untuk Tingkatkan Kinerja pada 2026
Pada tahun ini, SIPD optimistis terhadap prospek usaha perunggasan karena sektor ini termasuk yang didukung oleh pertumbuhan ekonomi dan peluang ekspansi pasar. “Fokus kami ke depan mencakup peningkatan efisiensi, inovasi produk, serta penguatan strategi pemasaran guna menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” jelas Eddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













