kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Laba kuartal I-2019 anjlok, Erajaya (ERAA) akan agresif tingkatkan penjualan


Selasa, 21 Mei 2019 / 19:54 WIB
Laba kuartal I-2019 anjlok, Erajaya (ERAA) akan agresif tingkatkan penjualan

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA, anggota indeks Kompas100 ini,) berusaha menjaga margin bottom line dengan meningkatkan penjualan gadget tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan Kuartal I-2019, penjualan ERAA mengalami penurunan penjualan sebesar 13,97% dari kuartal I-2018 lalu sebesar Rp 8,28 triliun menjadi Rp 7,12 triliun.


Djatmiko Wardoyo, Direktur Marketing Komunikasi ERAA, menjelaskan jika penurunan pendapatan paling besar diakibatkan adanya penurunan penjualan telepon selular dan tablet sebesar 20,23% dari Rp 6,92 triliun menjadi Rp 5,52 triliun.

"Kuartal I 2019 memang tidak berjalan seperti yang diharapkan. Walau berat mengakuinya, namun efek dari keadaan politik cukup memberikan pengaruh," tutur Djatmiko saat ditemui dalam acara Galaxy Land di Atrium Lippo Mall Puri, Selasa (21/5).

Selain beban eksternal berupa peristiwa politik, Djatmiko berkata penurunan angka penjualan dan laba juga disebabkan oleh kebutuhan perusahaan membayar bunga bank dan ekspansi ke beberapa kota sejak Januari. Dirinya berkata hingga akhir tahun 2019, ERAA menargetkan membuka sampai 300 gerai.

"Rencananya kami akan masuk ke kota-kota seperti Tuban, Garut, Subang, Sukabumi, Kediri, Jombang, dan lain-lain. Dengan ekspansi tersebut, wajar jika kami menghabiskan banyak dana dan usaha. Ini menjadi tekanan tersendiri namun ini pula yang sedang agresif kami lakukan," lanjutnya.

Ia berkata, walau Kuartal I 2019 cukup berat, pada Kuartal II sentimen positif penjualan akan berkembang lantaran adanya Lebaran dan Libur tengah tahun. Ia berkata, penjualan beberapa merk gadget biasanya mulai terlihat di Kuartal II dan mencapai target di Kuartal III.

Menilik laporan keuangan ERAA kuartal I 2019, laba usaha perusahaan tergerus dari Rp 327,24 miliar menjadi Rp 174,06 miliar dan membuat laba tahun berjalan terpangkas signifikan sebesar 74,34% dari Rp 216,47 miliar menjadi Rp 56,54 miliar dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hanya Rp 47,38 miliar.

Total aset perusahaan sampai kuartal I juga menyusut 3,11% dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 12,68 triliun menjadi Rp 12,29 triliun. Total aset lancar dan tidak lancar kompak turun masing-masing turun sebesar Rp 143,08 miliar dan Rp 250,97 miliar.

"Kami tidak pasrah dengan hasil laba Kuartal I 2019 yang turun, kami tanggulangi dengan penjualan stock ponsel. Selain itu, ini merupakan tahun investasi bagi kami, kami akan terus penetrasi hingga toko tersebut bisa menjadi backbone bagi kami," pungkas Djatmiko.


Tag


TERBARU

Close [X]
×