kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Lahan milik Ciputra "menghambat" proyek kereta Jakarta-Bandung


Rabu, 02 Oktober 2019 / 06:17 WIB

Lahan milik Ciputra
ILUSTRASI. Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai instalasi box girder

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mengakui pembebasan lahan proyek kereta api (KA) cepat Jakarta-Bandung belum rampung. Lahan yang belum dibebaskan tersebut terletak di Kota Bandung dan memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi.

"Punya Ciputra, pinggir tol," ujar Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Chandra Dwiputra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (1/10).

Ia menyebut, belum dibebaskannya lahan tersebut merupakan salah satu faktor penghambat pengerjaan proyek KA Cepat Jakarta-Bandung.

Baca Juga: Penetapan operator kereta cepat harus segera dilakukan

Selain persoalan lahan, Chandra juga mengatakan ada beberapa faktor lain yang menjadi penghambat pengerjaan KA Cepat. Antara lain adanya sutet di lahan proyek. Ia memprediksi, akibat berbagai hambatan yang ada, pengerjaan proyek akan mengalami penundaan beberapa bulan.

Meski begitu, Chandra masih optimis pembangunan proyek KA Cepat Jakarta-Bandung akan mencapai 50% pada akhir 2019. Adapun proyek KA Cepat Jakarta-Bandung ditarget rampung pada 2020 dan bisa beroperasi pada 2021.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung "Terbentur" Lahan Ciputra"
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan


Sumber : Kompas.com
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Video Pilihan


Close [X]
×