kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Lelang migas ditiadakan, Pengamat ingatkan dampaknya terhadap penemuan cadangan baru


Jumat, 04 September 2020 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Kementerian ESDM. KONTAN/Baihaki/20/10/2016


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk meniadakan lelang Wilayah Kerja Migas (WK Migas) untuk tahun ini. Adapun, proses lelang baru akan digelar kembali pada kuartal I 2021 mendatang.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan, pengambilan keputusan mungkin dilakukan akibat review dan kemungkinan lelang bakal sepi peminat. 

"Namun bisa juga karena masalah kesiapan data dan informasi yang masih kurang dari WK Migas yang ditawarkan," ujar Komaidi kepada Kontan.co.id, Jumat (4/9).

Baca Juga: Kementerian ESDM menunda lelang WK migas hingga awal 2021, ternyata ini alasannya

Komaidi melanjutkan, penundaan ini berpotensi menghambat upaya penemuan cadangan migas baru. Di sisi lain, menurutnya penundaan temuan cadangan baru juga bakal punya dampak lanjutan terhadap angka impor migas. 

"Cadangan dan produksi berpotensi turun dan damapak akhirnya impor migas akan semakin meningkat," pungkas Komaidi.

Selanjutnya: Menteri ESDM buka suara soal peningkatan produksi dan fleksibilitas kontrak migas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×