kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Lima Bandara Indonesia Akan Melayani ASEAN Open Sky Policy


Kamis, 14 Januari 2010 / 14:50 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Kementerian Perhubungan menetapkan lima bandara internasional yang dimiliki Indonesia sebagai bandara yang akan melayani kebijakan liberalisasi penerbangan ASEAN Open Sky.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Tri S Sunoko menyebut, kelima bandara tersebut adalah Soekarno-Hatta yang ada di Jakarta, Kualanamu di Medan, Juanda di Surabaya, Ngurah Rai di Denpasar serta Hasanuddin di Makassar.

"Lima bandara itu kami nilai sudah mampu memberikan pelayanan yang baik untuk liberalisasi penerbangan yang akan dimulai pada 2015," kata Tri, Rabu (13/1) malam.

Akhir tahun lalu, Menteri Perhubungan Freddy Numberi meminta negara-negara Asean untuk menunda penekenan kesepakatan kebijakan open sky sampai pertengahan tahun ini. Hal tersebut disampaikan pemerintah saat mengikuti sidang Asean Transport Meeting (ATM) ke 15 di Hanoi, Vietnam pada 10-11 Desember 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×