kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Lintasarta Proyeksikan Trafik Jaringan Naik Hingga 10% pada Lebaran 2026


Senin, 16 Maret 2026 / 16:38 WIB
Lintasarta Proyeksikan Trafik Jaringan Naik Hingga 10% pada Lebaran 2026
ILUSTRASI. Lintasarta Perkuat ekosistem AI Nasional (dok/Lintasarta)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, Lintasarta memproyeksikan trafik jaringan dapat meningkat sekitar 8%–10% periode Lebaran atau 18–25 Maret 2026.

Peningkatan ini diperkirakan seiring melonjaknya aktivitas transaksi digital, mobilitas masyarakat, dan kebutuhan layanan berbasis teknologi menjelang akhir Ramadan hingga puncak Lebaran.

Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi mengatakan, kesiapan infrastruktur digital yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas bisnis dan layanan masyarakat selama periode Lebaran.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Kaji Dampak Lonjakan Harga Energi ke Proyek Konstruksi pada 2026

“Dengan kesiapan infrastruktur, sistem monitor jaringan yang terintegrasi, serta dukungan tim operasional yang siaga, kami ingin memastikan layanan pelanggan tetap berjalan optimal dan masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan digital dengan lancar tanpa gangguan,” ujar Zulfi dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, Lintasarta kata Zulfi telah melakukan optimalisasi kapasitas jaringan dan mengoperasikan Network Operation Center (NOC) yang memantau infrastruktur layanan selama 24 jam penuh. 

Sebagai perusahaan dengan mayoritas pelanggan dari segmen business-to-business (B2B), Lintasarta memprioritaskan stabilitas layanan, terutama bagi pelanggan yang menjalankan sistem mission-critical selama libur nasional.

“Melalui NOC, Lintasarta melakukan monitoring dan analisis trafik jaringan secara real-time selama 24/7. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, sehingga mitigasi dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat, terukur, dan terkoordinasi,” imbuh Zulfi.

Selain itu, Lintasarta juga menyiapkan penambahan kapasitas untuk pengendalian trafik guna memastikan distribusi trafik data tetap optimal di berbagai jalur konektivitas.

Perusahaan ini turut menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada titik-titik tertentu selama periode puncak Lebaran.

Baca Juga: Kemendag Perluas Jaringan Bisnis Pasar Ekspor, Targetkan Enam Negara Mitra

Di sisi operasional, tim teknis Lintasarta disiagakan di kantor pusat maupun regional seluruh Indonesia selama 24 jam guna memastikan setiap potensi gangguan dapat segera ditangani. “Kesiapan ini diperkuat dengan koordinasi lintas fungsi agar kontinuitas layanan tetap terjaga di seluruh area operasional pelanggan,” kata Zulfi.

Lebih lanjut, untuk memastikan pelanggan tetap memperoleh dukungan optimal selama libur Lebaran, Lintasarta juga menyiagakan layanan contact center 14052 serta virtual assistant Talita melalui situs resmi perusahaan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman layanan yang responsif dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan pelanggan.

Dengan kesiapan infrastruktur digital, penguatan sistem monitoring terintegrasi, serta dukungan tim operasional yang siaga penuh, Lintasarta berupaya menjaga keandalan layanan digital bagi pelanggan di berbagai sektor strategis selama periode Idulfitri 1447 H.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×