kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Listrik padam di Jakarta, PLN minta maaf


Rabu, 25 April 2012 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Asuransi Jiwasraya, Jakarta, Selasa (15/12/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT PLN meminta maaf kepada pelanggannya yang ada di Jakarta, khususnya yang mengalami pemadaman listrik pada hari ini (25/4).

"Kami mohon maaf atas kekurangnyamanan ini," kata Juru Bicara PLN, Bambang Dwiyanto di Jakarta. Bambang bilang, listrik yang padam pukul 13.10 WIB terjadi karena rusaknya alat ukur arus trafo di gardu induk tegangan ekstra tinggi di Gandul, Depok, Jawa Barat.

"Akibatnya lanjutannya trafo nomor 2 Gandul, PLTGU Muara Karang, Jakarta Utara dan juga PLTU Lontar, Banten juga ikut padam, karena 'overload' (kelebihan beban listrik)," terang Bambang.

Menurut Bambang, wilayah yang mengalami pemadaman listrik itu adalah; Bintaro, Depok, Casablanca, Karet, Cengkareng, Grogol, Kebon Sirih, Duri dan Budi Kemuliaan.

Bambang mengklaim, pemadaman listrik hanya berlangsung 2 jam. "Namun pada pukul 15.00 WIB, pasokan listrik mulai normal dengan pemulihan trafo nomor 2 Gandul dan pembangkit Muara Karang," ungkapnya.

PLN memperkirakan, pasokan listrik pada Rabu malam ini masih mencukupi. Untuk mengembalikan kondisi semula, PLN akan mendatangkan alat ukur arus pengganti dari Bandung yang kemudian dipasangkan Kamis (26/4) pagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×