kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Listrik padam di Jakarta, PLN minta maaf


Rabu, 25 April 2012 / 17:07 WIB
Listrik padam di Jakarta, PLN minta maaf
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Asuransi Jiwasraya, Jakarta, Selasa (15/12/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT PLN meminta maaf kepada pelanggannya yang ada di Jakarta, khususnya yang mengalami pemadaman listrik pada hari ini (25/4).

"Kami mohon maaf atas kekurangnyamanan ini," kata Juru Bicara PLN, Bambang Dwiyanto di Jakarta. Bambang bilang, listrik yang padam pukul 13.10 WIB terjadi karena rusaknya alat ukur arus trafo di gardu induk tegangan ekstra tinggi di Gandul, Depok, Jawa Barat.

"Akibatnya lanjutannya trafo nomor 2 Gandul, PLTGU Muara Karang, Jakarta Utara dan juga PLTU Lontar, Banten juga ikut padam, karena 'overload' (kelebihan beban listrik)," terang Bambang.

Menurut Bambang, wilayah yang mengalami pemadaman listrik itu adalah; Bintaro, Depok, Casablanca, Karet, Cengkareng, Grogol, Kebon Sirih, Duri dan Budi Kemuliaan.

Bambang mengklaim, pemadaman listrik hanya berlangsung 2 jam. "Namun pada pukul 15.00 WIB, pasokan listrik mulai normal dengan pemulihan trafo nomor 2 Gandul dan pembangkit Muara Karang," ungkapnya.

PLN memperkirakan, pasokan listrik pada Rabu malam ini masih mencukupi. Untuk mengembalikan kondisi semula, PLN akan mendatangkan alat ukur arus pengganti dari Bandung yang kemudian dipasangkan Kamis (26/4) pagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×