kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Listrik padam, dunia usaha merugi


Selasa, 13 Mei 2014 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (14/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/07/2016


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang  menyatakan, pemadaman listrik yang hampir mencapai tujuh hingga delapan jam sangat merugikan dunia usaha. "Sektor industri mengalami kerugian akibat berhenti produksi," ungkap dia kepada KONTAN, Selasa (13/5).

Dia menambahkan, walaupun memiliki genset, tapi hanya bersifat emergency dan tidak semua men-cover semua mesin produksi. Dengan demikian jumlah produksi menurun dan meleset dari target. "Sedangkan untuk UKM banyak mengalami kerugian khususnya UKM kue,catering karena bahan-bahannya yang telah tersedia tidak bisa diproses karena adonan dan oven tidak dapat berfungsi akibat pemadaman listrik," imbuh dia.

Sarman berharap, kejadian ini tidak terulang kembali dan PLN harus mengadakan perawatan dan pengawasan yang ekstra terhadap gardu ataupun pembangkit listrik yg dimiliki sehingga ke depan tidak terulang kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×